πŸ‡°πŸ‡· Hanguru β€” Belajar bahasa Korea

hanguru.app

← Kembali ke aplikasi ← Lihat semua pelajaran

Membaca bahasa Korea β€” Tradisi

20 bacaan tingkat TOPIK II dari tema "Tradisi", masing-masing dengan terjemahan kalimat dan pertanyaan pemahaman.

🏯 Jalan-Jalan di Benteng Hwaseong Suwon

μ§€λ‚œ ν† μš”μΌμ— λ―Όν˜ΈλŠ” μΉœκ΅¬λ“€κ³Ό ν•¨κ»˜ μˆ˜μ› 화성을 κ±Έμ—ˆμ–΄μš”.
Sabtu lalu, Minho berjalan menyusuri Benteng Hwaseong Suwon bersama teman-temannya.
μˆ˜μ› 화성은 μ‘°μ„  μ‹œλŒ€ μ •μ‘° λ•Œ μŒ“μ€ μ„±μœΌλ‘œ, 세계 λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œλ„ λ“±λ‘λ˜μ–΄ μžˆμ–΄μš”.
Benteng Hwaseong Suwon dibangun pada masa Raja Jeongjo di era Joseon dan juga terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia.
μ²˜μŒμ—λŠ” 성벽을 따라 걷기만 ν•˜λ©΄ λ˜λ‹ˆκΉŒ μ‰¬μšΈ 거라고 μƒκ°ν–ˆμ–΄μš”.
Awalnya dia mengira akan mudah karena hanya perlu berjalan menyusuri tembok benteng.
그런데 성벽이 언덕을 따라 길게 이어져 μžˆμ–΄μ„œ 생각보닀 훨씬 νž˜λ“€μ—ˆμ–΄μš”.
Namun, tembok itu membentang panjang mengikuti bukit sehingga jauh lebih melelahkan daripada yang dia kira.
높은 곳에 μ˜¬λΌκ°€μž λ„μ‹œ 전체가 ν•œλˆˆμ— λ‚΄λ €λ‹€λ³΄μ˜€μ–΄μš”.
Begitu naik ke tempat tinggi, seluruh kota terlihat dalam sekali pandang.
이백 년이 λ„˜μ€ 성벽이 μ§€κΈˆκΉŒμ§€ νŠΌνŠΌν•˜κ²Œ 남아 μžˆλ‹€λŠ” 사싀에 κ°νƒ„ν•˜μ§€ μ•Šμ„ 수 μ—†μ—ˆμ–΄μš”.
Dia tidak bisa tidak kagum bahwa tembok berusia lebih dari dua ratus tahun itu masih berdiri kokoh sampai sekarang.
μ•ˆλ‚΄νŒμ—λŠ” 성을 μŒ“μ„ λ•Œ 거쀑기 같은 μƒˆλ‘œμš΄ 기계λ₯Ό μ‚¬μš©ν–ˆλ‹€λŠ” μ„€λͺ…도 μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Di papan informasi juga dijelaskan bahwa saat membangun benteng digunakan mesin-mesin baru seperti alat derek pengangkat.
λ―Όν˜ΈλŠ” λ‹€μŒμ—λŠ” 밀에 μ™€μ„œ λΆˆλΉ›μ΄ λΉ„μΉ˜λŠ” 성벽을 보기둜 ν–ˆμ–΄μš”.
Minho memutuskan lain kali akan datang malam hari untuk melihat tembok benteng yang diterangi lampu.
Mengapa Minho kagum?
  • Karena tembok tua itu masih berdiri kokoh sampai sekarang. βœ“
  • Karena jalan menyusuri tembok lebih mudah daripada yang dia kira.
  • Karena dia mencoba sendiri mesin baru di dalam benteng.
  • Karena cahaya lampu yang menerangi tembok di malam hari sangat indah.
Apa yang dirasakan Minho saat berjalan menyusuri tembok?
  • Dia merasa temboknya pendek sehingga cepat selesai.
  • Dia merasa sayang karena kotanya tidak terlihat jelas.
  • Dia merasa jauh lebih melelahkan daripada yang dia kira. βœ“
  • Dia merasa kecewa karena teman-temannya berjalan terlalu cepat.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Minho berjalan menyusuri Benteng Hwaseong Suwon sendirian.
  • Mesin-mesin baru digunakan saat membangun Benteng Hwaseong Suwon. βœ“
  • Benteng Hwaseong Suwon baru dibangun belakangan ini.
  • Minho melihat-lihat Benteng Hwaseong Suwon pada malam hari.

πŸ™‡ Salah Isi Uang Tahun Baru

μ„€λ‚  아침이면 우리 가쑱은 ν•œλ³΅μ„ μž…κ³  μ–΄λ₯Έλ“€κ»˜ μ„Έλ°°λ₯Ό λ“œλ €μš”.
Setiap pagi hari Seollal, keluargaku memakai hanbok dan memberi salam hormat Tahun Baru kepada orang tua.
μ„Έλ°°λ₯Ό 받은 μ–΄λ₯Έλ“€μ€ 덕담을 ν•΄ μ£Όμ‹œλ©΄μ„œ μ•„μ΄λ“€μ—κ²Œ μ„Έλ±ƒλˆμ„ μ£Όμ‹œμ£ .
Orang tua yang menerima salam itu memberikan kata-kata berkat sambil memberi anak-anak uang Tahun Baru.
μ˜¬ν•΄λŠ” 저도 처음으둜 μ‘°μΉ΄λ“€μ—κ²Œ 쀄 μ„Έλ±ƒλˆμ„ λ΄‰νˆ¬μ— λ„£μ–΄ μ€€λΉ„ν–ˆμ–΄μš”.
Tahun ini, untuk pertama kalinya aku juga menyiapkan amplop berisi uang Tahun Baru untuk keponakan-keponakanku.
그런데 κΈ‰ν•˜κ²Œ μ€€λΉ„ν•˜λ‹€ λ³΄λ‹ˆ 만 μ›μ§œλ¦¬λ₯Ό λ„£λŠ”λ‹€λŠ” 것이 였만 μ›μ§œλ¦¬λ₯Ό λ„£κ³  λ§μ•˜μ–΄μš”.
Tapi karena menyiapkannya terburu-buru, niatnya memasukkan uang 10.000 won, aku malah memasukkan uang 50.000 won.
λ΄‰νˆ¬λ₯Ό μ—° μ—¬μ„― μ‚΄ μ‘°μΉ΄λŠ” 눈이 λ™κ·Έλž˜μ Έμ„œ μ—„λ§ˆμ—κ²Œ λ‹¬λ €κ°”μ–΄μš”.
Keponakanku yang berusia enam tahun membuka amplop, matanya membulat, lalu berlari ke ibunya.
μ–Έλ‹ˆκ°€ μ›ƒμœΌλ©΄μ„œ λ΄‰νˆ¬λ₯Ό 가져왔을 λ•Œμ—μ•Ό μ €λŠ” 제 μ‹€μˆ˜λ₯Ό μ•Œκ²Œ λ˜μ—ˆμ–΄μš”.
Baru ketika kakak perempuanku membawa amplop itu sambil tertawa, aku menyadari kesalahanku.
κ²°κ΅­ κ·Έ λˆμ€ 쑰카의 톡μž₯에 λ„£μ–΄ λ‘κΈ°λ‘œ ν•˜κ³  λͺ¨λ‘ ν•œλ°”νƒ• μ›ƒμ—ˆμ–΄μš”.
Akhirnya kami memutuskan untuk menyimpan uang itu di rekening keponakanku, lalu semua tertawa terbahak-bahak.
이번 섀날은 μ‹€μˆ˜ 덕뢄에 였히렀 였래 기얡에 남을 것 κ°™μ•„μš”.
Berkat kesalahan itu, Seollal kali ini justru sepertinya akan lama kuingat.
Apa kesalahan yang dilakukan penulis?
  • Lupa memberi uang Tahun Baru kepada keponakan.
  • Tidak memberi kata-kata berkat saat menerima salam.
  • Salah memberikan amplop keponakan kepada kakak perempuannya.
  • Memasukkan uang lebih banyak daripada yang dimaksudkan. βœ“
Mengapa keponakan itu berlari ke ibunya?
  • Karena uang di dalam amplop lebih banyak dari yang dia kira. βœ“
  • Karena tidak ada uang sama sekali di dalam amplop.
  • Karena tidak mau memberi salam hormat kepada bibinya.
  • Karena memakai hanbok tidak nyaman.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Penulis memberi uang Tahun Baru kepada keponakan-keponakannya setiap tahun.
  • Kakak perempuannya sangat marah atas kesalahan penulis.
  • Pada pagi hari Seollal, keluarganya pergi membeli hanbok.
  • Uang Tahun Baru itu diputuskan untuk dimasukkan ke rekening keponakan. βœ“

πŸŒ• Mengapa Tanggal Chuseok Berubah Setiap Tahun

ν•œκ΅­μ—μ„œ μΌν•˜λŠ” 친ꡬ λ§ˆλ¦¬μ•„κ°€ μ–΄λŠ λ‚  β€œμž‘λ…„ 좔석은 κ΅¬μ›”μ΄μ—ˆλŠ”λ° μ˜¬ν•΄λŠ” μ™œ μ‹œμ›”μ΄μ—μš”?” ν•˜κ³  λ¬Όμ—ˆμ–΄μš”.
Suatu hari, temanku Maria yang bekerja di Korea bertanya, β€œTahun lalu Chuseok jatuh di bulan September, kenapa tahun ini di bulan Oktober?”
μ €λŠ” 좔석이 음λ ₯ νŒ”μ›” λ³΄λ¦„μ΄λΌμ„œ λ‚ μ§œκ°€ ν•΄λ§ˆλ‹€ 달라진닀고 μ„€λͺ…ν•΄ μ£Όμ—ˆμ–΄μš”.
Aku menjelaskan bahwa Chuseok jatuh pada tanggal 15 bulan kedelapan kalender lunar, jadi tanggalnya berubah setiap tahun.
음λ ₯은 달이 μ°¨κ³  κΈ°μš°λŠ” 것을 κΈ°μ€€μœΌλ‘œ λ§Œλ“  달λ ₯μ΄μ—μš”.
Kalender lunar adalah kalender yang dibuat berdasarkan bulan yang membesar dan mengecil.
κ·Έλž˜μ„œ 음λ ₯ νŒ”μ›” 보름을 μ–‘λ ₯으둜 치면 보톡 κ΅¬μ›”μ΄λ‚˜ μ‹œμ›” 초쯀이 λΌμš”.
Karena itu, jika tanggal 15 bulan kedelapan kalender lunar dihitung dengan kalender masehi, biasanya jatuh pada bulan September atau awal Oktober.
섀날도 음λ ₯ 일월 μΌμΌμ΄λΌμ„œ μ–‘λ ₯ λ‚ μ§œκ°€ λ§€λ…„ λ°”λ€Œμ–΄μš”.
Seollal juga jatuh pada tanggal 1 bulan pertama kalender lunar, jadi tanggalnya dalam kalender masehi berubah setiap tahun.
λ§ˆλ¦¬μ•„λŠ” 달λ ₯에 음λ ₯ λ‚ μ§œκ°€ μž‘κ²Œ μ ν˜€ μžˆλŠ” 이유λ₯Ό μ΄μ œμ•Ό μ•Œκ² λ‹€λ©° μ›ƒμ—ˆμ–΄μš”.
Maria tertawa dan berkata bahwa baru sekarang dia mengerti mengapa tanggal lunar ditulis kecil di kalender.
κ·Έ ν›„λ‘œ λ§ˆλ¦¬μ•„λŠ” μƒˆ 달λ ₯을 사면 λͺ…μ ˆ λ‚ μ§œλΆ€ν„° ν™•μΈν•œλŒ€μš”.
Katanya, sejak itu setiap kali membeli kalender baru, Maria langsung mengecek tanggal hari raya terlebih dahulu.
저도 μ„€λͺ…ν•˜λ©΄μ„œ 우리 λͺ…μ ˆμ΄ 달과 κΉŠμ€ 관계가 μžˆλ‹€λŠ” 것을 λ‹€μ‹œ λŠκΌˆμ–΄μš”.
Sambil menjelaskan, aku juga kembali merasakan bahwa hari raya kami sangat erat kaitannya dengan bulan.
Apa yang membuat Maria penasaran?
  • Alasan orang melihat bulan purnama saat Chuseok.
  • Alasan tanggal Chuseok berubah setiap tahun. βœ“
  • Alasan harus membeli kalender baru setiap tahun.
  • Alasan memakai hanbok saat Seollal.
Apa alasan yang tepat mengapa tanggal lunar tertulis di kalender?
  • Karena orang asing lebih menyukai tanggal lunar.
  • Karena kalender lunar jauh lebih akurat daripada kalender masehi.
  • Karena tanggal hari raya ditentukan berdasarkan kalender lunar. βœ“
  • Karena tanggal lunar dan masehi sama setiap tahun.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Tanggal Seollal dalam kalender masehi juga berubah setiap tahun. βœ“
  • Chuseok selalu jatuh pada tanggal 15 September kalender masehi.
  • Kalender lunar didasarkan pada pergerakan matahari.
  • Maria tidak tertarik pada tanggal hari raya.

πŸ“Έ Sehari Berhanbok di Istana

ν•˜μ€ μ”¨λŠ” μ™Έκ΅­μ—μ„œ 온 μ‚¬μ΄Œκ³Ό ν•¨κ»˜ 경볡ꢁ에 κ°€κΈ°λ‘œ ν–ˆμ–΄μš”.
Haeun memutuskan untuk pergi ke Istana Gyeongbokgung bersama sepupunya yang datang dari luar negeri.
μ‚¬μ΄Œμ΄ ν•œλ³΅μ„ μž…μ–΄ 보고 μ‹Άλ‹€κ³  ν•΄μ„œ ꢁ 근처의 ν•œλ³΅ λŒ€μ—¬μ μ— λ“€λ €μ–΄μš”.
Karena sepupunya ingin mencoba memakai hanbok, mereka mampir ke toko penyewaan hanbok di dekat istana.
그런데 두 μ‹œκ°„ λΉŒλ¦¬λŠ” 값이 생각보닀 λΉ„μ‹Έμ„œ ν•˜μ€ μ”¨λŠ” μž μ‹œ λ§μ„€μ˜€μ–΄μš”.
Namun, harga sewa untuk dua jam lebih mahal dari yang dia kira, sehingga Haeun ragu sejenak.
κ·Έλ•Œ κ°€κ²Œ 직원이 ν•œλ³΅μ„ μž…μœΌλ©΄ 고ꢁ에 무료둜 λ“€μ–΄κ°ˆ 수 μžˆλ‹€κ³  μ•Œλ € μ€¬μ–΄μš”.
Saat itu, pegawai toko memberi tahu bahwa orang yang memakai hanbok bisa masuk ke istana kuno secara gratis.
ν•˜μ€ μ”¨λŠ” μž…μž₯료λ₯Ό λ‚΄λŠ” μ…ˆ 치고 μ‚¬μ΄Œκ³Ό ν•¨κ»˜ ν•œλ³΅μ„ 빌렀 μž…μ—ˆμ–΄μš”.
Haeun menganggapnya sama saja dengan membayar tiket masuk, lalu menyewa hanbok bersama sepupunya.
ν•œλ³΅μ„ μž…κ³  ꢁ μ•ˆμ„ κ±ΈμœΌλ‹ˆ 마치 μ˜›λ‚  μ‚¬λžŒμ΄ 된 것 같은 기뢄이 λ“€μ—ˆμ–΄μš”.
Berjalan di dalam istana dengan memakai hanbok, dia merasa seolah-olah menjadi orang zaman dulu.
외ꡭ인 관광객듀이 ν•¨κ»˜ 사진을 찍자고 ν•΄μ„œ λ‘˜μ€ μ—¬λŸ¬ 번 μ›ƒμœΌλ©° 포즈λ₯Ό μ·¨ν–ˆμ–΄μš”.
Turis asing mengajak berfoto bersama, jadi mereka berdua berpose sambil tersenyum berkali-kali.
집에 λŒμ•„μ™€ 사진을 λ³΄λ‹ˆ λŒ€μ—¬λ£Œκ°€ μ „ν˜€ 아깝지 μ•Šμ•˜μ–΄μš”.
Sesampainya di rumah dan melihat foto-fotonya, dia sama sekali tidak menyesal membayar biaya sewa.
Mengapa Haeun ragu di toko penyewaan hanbok?
  • Karena sepupunya tidak suka hanbok.
  • Karena biaya sewanya lebih mahal dari yang dia kira. βœ“
  • Karena jam masuk Istana Gyeongbokgung sudah lewat.
  • Karena di toko tidak ada hanbok yang pas.
Apa alasan yang tepat mengapa Haeun akhirnya menyewa hanbok?
  • Karena pegawai toko memberi potongan harga sewa.
  • Karena turis asing mengajaknya memakai bersama.
  • Karena dia menganggap biaya sewa sebagai pengganti tiket masuk. βœ“
  • Karena hanya yang memakai hanbok yang bisa masuk istana.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Haeun pergi sendirian ke Istana Gyeongbokgung dan memakai hanbok.
  • Haeun menyayangkan biaya sewa hanbok sampai akhir.
  • Sepupunya bekerja di toko penyewaan hanbok.
  • Orang yang memakai hanbok bisa masuk istana kuno secara gratis. βœ“

πŸ₯¬ Hari Kimjang di Halaman Rumah Nenek

ν•΄λ§ˆλ‹€ 초겨울이 되면 우리 ν• λ¨Έλ‹ˆ 댁 λ§ˆλ‹Ήμ€ λ°°μΆ”λ‘œ 가득 μ°¨μš”.
Setiap tahun saat awal musim dingin, halaman rumah nenekku penuh dengan sawi putih.
동넀 이웃듀이 λͺ¨μ—¬ κ²¨μš°λ‚΄ 먹을 κΉ€μΉ˜λ₯Ό ν•¨κ»˜ λ‹΄κ·ΈλŠ” κΉ€μž₯ 날이기 λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš”.
Itu karena hari itu adalah hari kimjang, saat para tetangga berkumpul untuk bersama-sama membuat kimchi yang akan dimakan sepanjang musim dingin.
어릴 λ•ŒλŠ” κΉ€μž₯이 κ·Έμ € κΉ€μΉ˜λ₯Ό 많이 λ§Œλ“œλŠ” 날인 쀄 μ•Œμ•˜μ–΄μš”.
Waktu kecil, aku kira kimjang hanyalah hari untuk membuat banyak kimchi.
ν•˜μ§€λ§Œ 이제 λ³΄λ‹ˆ κΉ€μž₯은 μŒμ‹μ„ λ§Œλ“ λ‹€κΈ°λ³΄λ‹€λŠ” 이웃과 정을 λ‚˜λˆ„λŠ” 행사에 κ°€κΉŒμ›Œμš”.
Tapi sekarang aku sadar, kimjang lebih mirip acara berbagi kehangatan dengan tetangga daripada sekadar membuat makanan.
λˆ„κ΅¬λŠ” λ°°μΆ”λ₯Ό 절이고 λˆ„κ΅¬λŠ” 양념을 λ²„λ¬΄λ¦¬λ©΄μ„œ 이야기꽃을 ν”Όμš°κ±°λ“ μš”.
Ada yang menggarami sawi, ada yang mencampur bumbu, sambil asyik mengobrol.
일이 λλ‚˜λ©΄ κ°“ λ‹΄κ·Ό κΉ€μΉ˜μ— μˆ˜μœ‘μ„ μ‹Έ 먹으며 μ„œλ‘œ μˆ˜κ³ ν–ˆλ‹€κ³  μΈμ‚¬ν•΄μš”.
Setelah pekerjaan selesai, kami makan daging babi rebus yang dibungkus kimchi yang baru dibuat sambil saling berterima kasih atas kerja kerasnya.
그리고 λ‹΄κ·Ό κΉ€μΉ˜λŠ” 혼자 μ‚¬μ‹œλŠ” μ–΄λ₯΄μ‹ λ“€ λŒμ—λ„ λ‚˜λˆ„μ–΄ λ“œλ €μš”.
Kimchi yang sudah jadi juga dibagikan ke rumah para lansia yang tinggal sendirian.
이런 κΉ€μž₯ λ¬Έν™”λŠ” μœ λ„€μŠ€μ½” 인λ₯˜λ¬΄ν˜•λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œλ„ λ“±λ‘λ˜μ–΄ μžˆμ–΄μš”.
Budaya kimjang ini juga terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia UNESCO.
Mengapa halaman rumah nenek penuh sawi putih pada hari kimjang?
  • Karena para tetangga berkumpul untuk membuat kimchi bersama. βœ“
  • Karena nenek mengumpulkan sawi untuk dijual.
  • Karena para lansia mengirim sawi sebagai hadiah.
  • Karena setiap musim dingin sawi ditanam di halaman.
Bagaimana pandangan penulis tentang kimjang berubah?
  • Jadi berpikir bahwa itu hari untuk membuat banyak kimchi.
  • Jadi berpikir bahwa itu terlalu melelahkan dan sebaiknya dihapus.
  • Jadi berpikir bahwa itu acara untuk berbagi kehangatan. βœ“
  • Jadi berpikir bahwa lebih baik membeli kimchi saja.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Kimjang adalah acara yang diadakan saat awal musim semi.
  • Kimchi yang sudah jadi dibagikan kepada lansia yang tinggal sendirian. βœ“
  • Setelah kimjang selesai, semua pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat.
  • Nenek membuat semua kimchi sendirian.

πŸ“œ Tur Museum di Hari Hangul

ν•œκΈ€λ‚ μ„ λ§žμ•„ μ€€μ„œλŠ” κ΅­λ¦½ν•œκΈ€λ°•λ¬Όκ΄€μ˜ ν•΄μ„€ ν”„λ‘œκ·Έλž¨μ— μ°Έμ—¬ν–ˆμ–΄μš”.
Dalam rangka Hari Hangul, Junseo mengikuti program tur berpemandu di Museum Nasional Hangeul.
해섀사 μ„ μƒλ‹˜μ€ β€œμ—¬λŸ¬λΆ„λ„ μ•„μ‹œλ‹€μ‹œν”Ό ν•œκΈ€μ€ μ„Έμ’…λŒ€μ™•μ΄ λ§Œλ“  κΈ€μžμ˜ˆμš”.”라고 λ§ν•˜λ©° μ„€λͺ…을 μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš”.
Pemandu memulai penjelasannya dengan berkata, β€œSeperti yang kalian semua tahu, Hangul adalah aksara yang diciptakan oleh Raja Sejong Agung.”
ν•œκΈ€μ€ μ²˜μŒμ— ν›ˆλ―Όμ •μŒμ΄λΌλŠ” μ΄λ¦„μœΌλ‘œ 세상에 μ•Œλ €μ‘Œμ–΄μš”.
Awalnya Hangul dikenal dunia dengan nama Hunminjeongeum.
ν›ˆλ―Όμ •μŒμ€ β€œλ°±μ„±μ„ κ°€λ₯΄μΉ˜λŠ” λ°”λ₯Έ μ†Œλ¦¬β€λΌλŠ” 뜻으둜, 글을 λͺ¨λ₯΄λŠ” 백성을 μœ„ν•΄ λ§Œλ“€μ—ˆλŒ€μš”.
Hunminjeongeum berarti β€œbunyi yang benar untuk mengajar rakyat”, dan katanya dibuat untuk rakyat yang tidak bisa membaca.
μ€€μ„œλŠ” 자음이 말할 λ•Œμ˜ μž…κ³Ό ν˜€ λͺ¨μ–‘을 λ³Έλ–  λ§Œλ“€μ–΄μ‘Œλ‹€λŠ” μ„€λͺ…이 κ°€μž₯ μ‹ κΈ°ν–ˆμ–΄μš”.
Yang paling membuat Junseo takjub adalah penjelasan bahwa konsonan dibuat dengan meniru bentuk mulut dan lidah saat berbicara.
μ „μ‹œμ‹€μ—λŠ” μ˜› μ±…κ³Ό νŽΈμ§€μ²˜λŸΌ ν•œκΈ€λ‘œ μ“΄ λ‹€μ–‘ν•œ μžλ£Œκ°€ μ „μ‹œλ˜μ–΄ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Di ruang pameran dipajang berbagai bahan yang ditulis dengan Hangul, seperti buku dan surat kuno.
λ§ˆμ§€λ§‰μ—λŠ” λΆ“μœΌλ‘œ 자기 이름을 ν•œκΈ€λ‘œ 써 λ³΄λŠ” μ²΄ν—˜λ„ ν–ˆμ–΄μš”.
Di akhir acara, dia juga mencoba menulis namanya sendiri dalam Hangul dengan kuas.
μ€€μ„œλŠ” 맀일 μ“°λŠ” κΈ€μžμ— μ΄λ ‡κ²Œ κΉŠμ€ 뜻이 담겨 μžˆλ‹€λŠ” 것을 처음 μ•Œμ•˜μ–΄μš”.
Junseo baru pertama kali tahu bahwa huruf yang dia pakai setiap hari mengandung makna sedalam itu.
Apa yang paling membuat Junseo takjub?
  • Bahwa Hangul awalnya disebut dengan nama lain.
  • Bahwa dia bisa menulis namanya dengan kuas.
  • Bahwa di museum ada banyak surat kuno.
  • Bahwa konsonan meniru bentuk mulut dan lidah. βœ“
Apa tujuan diciptakannya Hunminjeongeum?
  • Untuk membantu rakyat yang tidak bisa membaca. βœ“
  • Untuk mengajarkan bahasa Korea kepada orang asing.
  • Untuk membuat bahan pameran di museum.
  • Untuk memperkenalkan cara menulis kaligrafi dengan kuas.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Junseo bekerja sebagai pemandu di museum.
  • Di ruang pameran hampir tidak ada bahan yang ditulis dengan Hangul.
  • Junseo sudah tahu betul makna yang terkandung dalam Hangul.
  • Junseo mengikuti program museum pada Hari Hangul. βœ“

πŸ₯œ Kenari di Bulan Purnama Pertama

μ •μ›” λŒ€λ³΄λ¦„μ€ 음λ ₯으둜 μƒˆν•΄ 첫 보름달이 λœ¨λŠ” λ‚ μ΄μ—μš”.
Jeongwol Daeboreum adalah hari munculnya bulan purnama pertama di tahun baru kalender lunar.
이날 μ•„μΉ¨μ—λŠ” ν˜Έλ‘λ‚˜ 땅콩 같은 λΆ€λŸΌμ„ κΉ¨λ¬Όλ©° ν•œ ν•΄ λ™μ•ˆ κ±΄κ°•ν•˜κΈ°λ₯Ό λΉŒμ–΄μš”.
Pada pagi hari itu, orang-orang menggigit kacang-kacangan seperti kenari dan kacang tanah sambil berdoa agar sehat sepanjang tahun.
μ˜¬ν•΄ λŒ€λ³΄λ¦„μ€ ν‰μΌμ΄λΌμ„œ λ„μœ€μ΄λ„€ 가쑱은 λͺ¨λ‘ λ°”μ˜κ²Œ ν•˜λ£¨λ₯Ό μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš”.
Tahun ini Daeboreum jatuh pada hari kerja, jadi seluruh keluarga Doyun memulai hari dengan terburu-buru.
λ„μœ€μ΄λŠ” μ˜¬ν•΄λŠ” λΆ€λŸΌ κΉ¨κΈ°λ₯Ό κ·Έλƒ₯ λ„˜μ–΄κ°€λŠ”κ°€ μ‹Άμ—ˆμ–΄μš”.
Doyun mengira tahun ini tradisi menggigit kacang akan dilewatkan begitu saja.
그런데 ν˜„κ΄€μ„ λ‚˜μ„œλ €λŠ” μˆœκ°„, ν• λ¨Έλ‹ˆκ»˜μ„œ ν˜Έλ‘ 두 μ•Œμ„ 손에 μ₯μ—¬ μ£Όμ…¨μ–΄μš”.
Namun, tepat saat dia hendak keluar dari pintu depan, nenek menyelipkan dua butir kenari ke tangannya.
ν• λ¨Έλ‹ˆλŠ” λΆ€λŸΌμ„ κΉ¨λ¬Όλ©΄ 일 λ…„ λ‚΄λ‚΄ 피뢀병이 생기지 μ•Šκ³  이도 νŠΌνŠΌν•΄μ§„λ‹€κ³  ν•˜μ…¨μ–΄μš”.
Nenek bilang kalau menggigit kacang, sepanjang tahun tidak akan terkena penyakit kulit dan gigi pun jadi kuat.
λ„μœ€μ΄κ°€ ν˜Έλ‘λ₯Ό λ”± μ†Œλ¦¬ λ‚˜κ²Œ 깨물자 ν• λ¨Έλ‹ˆκ»˜μ„œ νλ­‡ν•˜κ²Œ μ›ƒμœΌμ…¨μ–΄μš”.
Saat Doyun menggigit kenari hingga berbunyi krak, nenek tersenyum puas.
κ·Έλ‚  μ €λ…μ—λŠ” 가쑱이 ν•¨κ»˜ 였곑λ°₯을 먹으며 λ‘₯κ·Ό 보름달을 κ΅¬κ²½ν–ˆμ–΄μš”.
Malam itu, keluarganya makan nasi lima biji-bijian bersama sambil memandangi bulan purnama yang bulat.
Kapan nenek memberikan kenari kepada Doyun?
  • Saat keluarga sedang makan nasi lima biji-bijian.
  • Saat Doyun hendak keluar rumah. βœ“
  • Saat Doyun sedang memandangi bulan purnama.
  • Saat Doyun pulang dari sekolah.
Mengapa orang-orang menggigit kacang pada hari Daeboreum?
  • Karena tidak sempat sarapan.
  • Karena berharap bulan purnama bersinar lebih terang.
  • Karena berharap sehat sepanjang tahun. βœ“
  • Karena ingin mendapat banyak uang di tahun baru.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Keluarga Doyun makan nasi lima biji-bijian pada malam hari. βœ“
  • Tahun ini Daeboreum jatuh pada akhir pekan, jadi keluarganya santai.
  • Doyun keluar rumah tanpa sempat menggigit kacang.
  • Nenek lupa tentang tradisi menggigit kacang.

🍑 Songpyeon Buatan Sendiri

좔석을 λ©°μΉ  μ•žλ‘κ³  μˆ˜μ•„λŠ” λ–‘μ§‘μ—μ„œ μ†‘νŽΈμ„ 사 였렀고 ν–ˆμ–΄μš”.
Beberapa hari sebelum Chuseok, Sua berniat membeli songpyeon di toko kue beras.
그러자 μ–΄λ¨Έλ‹ˆκ»˜μ„œ β€œμ˜¬ν•΄λŠ” μ†‘νŽΈμ„ 사 먹을 게 μ•„λ‹ˆλΌ 온 가쑱이 직접 λΉšμ–΄ 보자.”라고 ν•˜μ…¨μ–΄μš”.
Lalu ibunya berkata, β€œTahun ini jangan beli songpyeon, ayo kita buat sendiri sekeluarga.”
μ†‘νŽΈμ€ μŒ€κ°€λ£¨ λ°˜μ£½μ— κΉ¨λ‚˜ 콩 같은 μ†Œλ₯Ό λ„£κ³  λ°˜λ‹¬ λͺ¨μ–‘μœΌλ‘œ λΉšλŠ” λ–‘μ΄μ—μš”.
Songpyeon adalah kue beras yang dibuat dengan mengisi adonan tepung beras dengan wijen atau kacang, lalu dibentuk seperti bulan separuh.
처음 λΉšμ–΄ λ³΄λŠ” 거라 μˆ˜μ•„μ˜ μ†‘νŽΈμ€ 자꾸 μ˜†κ΅¬λ¦¬κ°€ ν„°μ Έμ„œ λͺ¨μ–‘이 μ—‰λ§μ΄μ—ˆμ–΄μš”.
Karena baru pertama kali membuat, songpyeon buatan Sua terus-menerus robek di bagian samping sehingga bentuknya berantakan.
μ˜†μ—μ„œ λ³΄μ‹œλ˜ ν• λ¨Έλ‹ˆλŠ” μ†‘νŽΈμ„ 예쁘게 빚으면 예쁜 딸을 λ‚³λŠ”λ‹€λŠ” μ˜›λ§μ„ λ“€λ €μ£Όμ…¨μ–΄μš”.
Nenek yang memperhatikan dari samping menceritakan pepatah lama bahwa jika membuat songpyeon dengan cantik, kelak akan melahirkan anak perempuan yang cantik.
μˆ˜μ•„κ°€ μ›ƒμœΌλ©° λ‹€μ‹œ λΉšμ–΄ λ³΄λ‹ˆ μ‘°κΈˆμ”© λ°˜λ‹¬ λͺ¨μ–‘이 λ‚˜μ˜€κΈ° μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš”.
Sua tertawa dan mencoba lagi, lalu sedikit demi sedikit bentuk bulan separuh mulai terlihat.
μ°œκΈ°μ— μ†”μžŽμ„ κΉ”κ³  μ†‘νŽΈμ„ 찌자 μ§‘ μ•ˆ 가득 μ†”μžŽ ν–₯이 νΌμ‘Œμ–΄μš”.
Saat songpyeon dikukus di atas alas daun pinus, aroma pinus menyebar memenuhi seisi rumah.
λ–‘μ§‘ μ†‘νŽΈλ³΄λ‹€ λͺ¨μ–‘은 νˆ¬λ°•ν–ˆμ§€λ§Œ 가쑱이 ν•¨κ»˜ λ§Œλ“  μ†‘νŽΈμ΄λΌ 더 λ§›μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Bentuknya memang lebih kasar daripada songpyeon dari toko, tetapi rasanya lebih enak karena dibuat bersama keluarga.
Apa yang diusulkan ibu?
  • Membeli songpyeon yang lebih enak di toko.
  • Membuat songpyeon sendiri bersama keluarga. βœ“
  • Pergi ke rumah nenek untuk makan songpyeon.
  • Menyiapkan kue beras lain sebagai pengganti songpyeon.
Apa alasan yang paling tepat nenek menceritakan pepatah lama itu?
  • Untuk memberi tahu Sua letak toko kue beras.
  • Untuk mengajari cara mengukus songpyeon.
  • Untuk membuat Sua yang kesal karena bentuknya jadi tertawa. βœ“
  • Untuk menyuruh Sua berhenti membuat songpyeon.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Sua membuat songpyeon yang cantik sejak awal.
  • Keluarganya makan songpyeon yang dibeli di toko.
  • Songpyeon adalah kue beras yang dibentuk seperti bulan purnama yang bulat.
  • Daun pinus dipakai saat mengukus songpyeon. βœ“

🍲 Melawan Panas dengan Panas di Hari Boknal

ν•œκ΅­μ—μ„œλŠ” ν•œμ—¬λ¦„ κ°€μž₯ λ”μš΄ μ‹œκΈ°μ˜ μ„Έ 날을 초볡, 쀑볡, 말볡이라고 λΆˆλŸ¬μš”.
Di Korea, tiga hari pada masa terpanas di pertengahan musim panas disebut Chobok, Jungbok, dan Malbok.
이 λ³΅λ‚ μ—λŠ” 삼계탕 같은 뜨거운 보양식을 먹으며 λ”μœ„λ₯Ό 이겨 λ‚΄λŠ” ν’μŠ΅μ΄ μžˆμ–΄μš”.
Pada hari-hari boknal ini, ada kebiasaan mengalahkan panas dengan makan hidangan penambah stamina yang panas seperti samgyetang.
μ˜¬ν•΄ μ΄ˆλ³΅μ— νƒœλ―Ό μ”¨λŠ” νšŒμ‚¬ λ™λ£Œλ“€κ³Ό ν•¨κ»˜ 유λͺ…ν•œ 삼계탕집에 κ°”μ–΄μš”.
Tahun ini pada hari Chobok, Taemin pergi ke restoran samgyetang terkenal bersama rekan-rekan kantornya.
그날은 햇볕이 λœ¨κ²λ‹€ λͺ»ν•΄ λ”°κ°€μšΈ μ •λ„μ˜€λŠ”λ°, 식당 μ•žμ—λŠ” κΈ΄ 쀄이 λŠ˜μ–΄μ„œ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Hari itu sinar matahari begitu panas sampai terasa perih, tetapi di depan restoran ada antrean panjang.
νƒœλ―Ό μ”¨λŠ” μ΄λ ‡κ²Œ λ”μš΄ 날에 μ™œ 뜨거운 μŒμ‹μ„ λ¨ΉλŠ”μ§€ 이해가 λ˜μ§€ μ•Šμ•˜μ–΄μš”.
Taemin tidak mengerti mengapa orang makan makanan panas di hari sepanas itu.
그러자 μ„ λ°°κ°€ 열은 μ—΄λ‘œ λ‹€μŠ€λ¦°λ‹€λŠ” μ΄μ—΄μΉ˜μ—΄μ΄λΌλŠ” 말을 μ•Œλ € μ£Όμ—ˆμ–΄μš”.
Lalu seorang senior memberitahunya ungkapan β€œiyeol chiyeol”, yang berarti melawan panas dengan panas.
땀을 흘리며 삼계탕 ν•œ 그릇을 λ‹€ λ¨Ήκ³  λ‚˜λ‹ˆ 였히렀 λͺΈμ΄ κ°€λΏν•΄μ‘Œμ–΄μš”.
Setelah menghabiskan semangkuk samgyetang sambil berkeringat, tubuhnya justru terasa ringan.
νƒœλ―Ό μ”¨λŠ” λ‹€μŒ 볡날에도 λ™λ£Œλ“€κ³Ό ν•¨κ»˜ 이 식당에 였기둜 ν–ˆμ–΄μš”.
Taemin memutuskan untuk datang lagi ke restoran ini bersama rekan-rekannya pada hari boknal berikutnya.
Apa yang tidak dimengerti Taemin?
  • Alasan makan makanan panas di hari yang panas. βœ“
  • Alasan ada antrean panjang di depan restoran.
  • Alasan hari boknal disebut dengan tiga nama.
  • Alasan senior tidak suka samgyetang.
Bagaimana keadaan Taemin setelah makan samgyetang?
  • Hampir pingsan karena panas.
  • Berkata tidak akan datang lagi.
  • Tubuhnya justru terasa lebih ringan. βœ“
  • Sama sekali tidak berkeringat.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Taemin pergi ke restoran samgyetang sendirian.
  • Ada kebiasaan makan hidangan penambah stamina yang panas pada hari boknal. βœ“
  • Hari itu cuacanya sejuk sehingga enak untuk makan.
  • β€œIyeol chiyeol” adalah ungkapan buatan Taemin.

πŸ₯ Pertunjukan Pansori Pertamaku

예린 μ”¨λŠ” 친ꡬ의 μΆ”μ²œμœΌλ‘œ 처음 νŒμ†Œλ¦¬ 곡연을 보러 κ°”μ–΄μš”.
Atas rekomendasi temannya, Yerin pergi menonton pertunjukan pansori untuk pertama kalinya.
νŒμ†Œλ¦¬λž€ μ†Œλ¦¬κΎΌ ν•œ λͺ…이 고수의 뢁 μž₯단에 맞좰 κΈ΄ 이야기λ₯Ό λ…Έλž˜λ‘œ λ“€λ €μ£ΌλŠ” κ³΅μ—°μ΄μ—μš”.
Pansori adalah pertunjukan di mana seorang penyanyi membawakan cerita panjang lewat nyanyian mengikuti irama tabuhan gendang seorang penabuh.
곡연이 μ‹œμž‘λ˜μž μ†Œλ¦¬κΎΌμ€ 뢀채 ν•˜λ‚˜λ§Œ λ“€κ³  μ—¬λŸ¬ 인물을 ν˜Όμžμ„œ μ—°κΈ°ν–ˆμ–΄μš”.
Saat pertunjukan dimulai, sang penyanyi hanya memegang sebuah kipas dan memerankan banyak tokoh seorang diri.
예린 μ”¨λŠ” μ²˜μŒμ—λŠ” μ˜›λ‚  말이 λ§Žμ•„μ„œ λ‚΄μš©μ„ 따라가기가 쑰금 μ–΄λ €μ› μ–΄μš”.
Awalnya Yerin agak kesulitan mengikuti ceritanya karena banyak kata-kata kuno.
그런데 관객듀이 쀑간쀑간 β€œμ–Όμ”¨κ΅¬!”, β€œμ’‹λ‹€!” ν•˜κ³  μΆ”μž„μƒˆλ₯Ό λ„£μž λΆ„μœ„κΈ°κ°€ κΈˆμ„Έ λœ¨κ±°μ›Œμ‘Œμ–΄μš”.
Namun, ketika penonton sesekali menyerukan sorakan seperti β€œEolssigu!” dan β€œJota!”, suasana langsung memanas.
κ·Έλ‚  곡연은 μ•žμ„ 보지 λͺ»ν•˜λŠ” 아버지λ₯Ό μœ„ν•΄ νš¨λ…€ 심청이 ν¬μƒν•˜λŠ” 이야기인 μ‹¬μ²­κ°€μ˜€μ–΄μš”.
Pertunjukan hari itu adalah Simcheongga, kisah anak perempuan berbakti bernama Simcheong yang mengorbankan diri demi ayahnya yang buta.
곡연이 끝났을 λ•Œ 예린 μ”¨λŠ” μžκΈ°λ„ λͺ¨λ₯΄κ²Œ λˆˆλ¬Όμ„ 닦고 μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Saat pertunjukan berakhir, tanpa sadar Yerin sedang menyeka air matanya.
예린 μ”¨λŠ” νŒμ†Œλ¦¬κ°€ μœ λ„€μŠ€μ½” 인λ₯˜λ¬΄ν˜•λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œ λ“±λ‘λœ 이유λ₯Ό μ•Œ 것 κ°™μ•˜μ–΄μš”.
Yerin merasa mengerti mengapa pansori terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia UNESCO.
Apa yang dilakukan penyanyi dalam pertunjukan itu?
  • Menjaga irama sambil menabuh gendang.
  • Membagikan kipas kepada penonton.
  • Bernyanyi bergantian dengan penyanyi lain.
  • Memerankan banyak tokoh seorang diri. βœ“
Mengapa suasana pertunjukan memanas?
  • Karena penonton menyerukan sorakan di tengah pertunjukan. βœ“
  • Karena penyanyi bernyanyi dengan bahasa modern yang mudah.
  • Karena penonton di gedung pertunjukan sangat sedikit.
  • Karena Yerin ikut bernyanyi dengan suara keras.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Yerin sering menonton pertunjukan pansori.
  • Pansori adalah lagu yang dinyanyikan bersama oleh banyak orang.
  • Yerin memahami ceritanya dengan mudah sejak awal.
  • Yerin sangat terharu setelah menonton pertunjukan. βœ“

🎭 Belajar Tari Topeng

ν˜„μš° μ”¨λŠ” μš”μ¦˜ 동넀 λ¬Έν™” μ„Όν„°μ—μ„œ νƒˆμΆ€μ„ 배우고 μžˆμ–΄μš”.
Belakangan ini Hyunwoo sedang belajar talchum, tari topeng, di pusat kebudayaan di lingkungannya.
νƒˆμΆ€μ€ νƒˆμ„ μ“°κ³  μŒμ•…μ— 맞좰 좀을 μΆ”λ©΄μ„œ 이야기λ₯Ό 보여 μ£ΌλŠ” 전톡 κ³΅μ—°μ΄μ—μš”.
Talchum adalah pertunjukan tradisional di mana penari memakai topeng dan menampilkan cerita sambil menari mengikuti musik.
μ˜›λ‚  μ‚¬λžŒλ“€μ€ νƒˆμΆ€μ„ 톡해 μ–‘λ°˜μ˜ 잘λͺ»μ„ ν’μžν•˜λ©° λ‹΅λ‹΅ν•œ λ§ˆμŒμ„ ν’€μ—ˆλ‹€κ³  ν•΄μš”.
Konon, orang-orang zaman dulu menggunakan talchum untuk menyindir kesalahan kaum bangsawan (yangban) dan melepaskan rasa frustrasi mereka.
그런데 막상 ν•΄ λ³΄λ‹ˆ νƒˆμ„ μ“°κ³  좀을 μΆ”λŠ” 것이 μ—¬κ°„ νž˜λ“€μ§€ μ•Šμ•˜μ–΄μš”.
Namun, saat benar-benar mencobanya, menari dengan memakai topeng ternyata sama sekali tidak mudah.
νƒˆ λ•Œλ¬Έμ— μ•žμ΄ 잘 보이지 μ•ŠλŠ” 데닀가 νŒ”μ„ 크게 νœ˜λ‘λ₯΄λŠ” λ™μž‘μ΄ λ§Žμ•˜κ±°λ“ μš”.
Karena topeng, dia tidak bisa melihat ke depan dengan jelas, ditambah lagi banyak gerakan mengayunkan lengan lebar-lebar.
첫날 μˆ˜μ—…μ΄ λλ‚˜μž ν˜„μš° μ”¨λŠ” 온λͺΈμ΄ λ•€μœΌλ‘œ 흠뻑 μ –μ–΄ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Saat kelas hari pertama selesai, sekujur tubuh Hyunwoo basah kuyup oleh keringat.
κ·Έλž˜λ„ ν•œ 달쯀 μ§€λ‚˜μž μž₯단에 맞좰 λͺΈμ΄ μ €μ ˆλ‘œ 움직이기 μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš”.
Meski begitu, setelah sekitar sebulan, tubuhnya mulai bergerak sendiri mengikuti irama.
ν˜„μš° μ”¨λŠ” 연말에 μ—΄λ¦¬λŠ” λ°œν‘œνšŒ λ¬΄λŒ€μ— μ„œλŠ” 것을 λͺ©ν‘œλ‘œ μ—°μŠ΅ν•˜κ³  μžˆμ–΄μš”.
Hyunwoo berlatih dengan target tampil di panggung pertunjukan akhir tahun.
Mengapa Hyunwoo merasa talchum sulit?
  • Karena suara musiknya kecil sehingga iramanya tidak terdengar.
  • Karena tidak bisa melihat ke depan dengan jelas dan banyak gerakan besar. βœ“
  • Karena pusat kebudayaan terlalu jauh dari rumah.
  • Karena guru mengakhiri kelas terlalu cepat.
Apa alasan yang tepat mengapa orang zaman dulu menari talchum?
  • Untuk memenangkan hadiah di panggung pertunjukan.
  • Untuk mencari uang di pusat kebudayaan.
  • Untuk menyindir kaum bangsawan dan melepaskan rasa frustrasi. βœ“
  • Untuk menutupi wajah agar terhindar dari dingin.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Hyunwoo berlatih untuk sebuah pertunjukan. βœ“
  • Hyunwoo dengan mudah mengikuti tarian sejak hari pertama.
  • Talchum adalah tarian yang dibawakan tanpa topeng.
  • Hyunwoo berhenti ikut kelas setelah sebulan.

🌿 Merawat Makam Kakek

좔석이 λ‹€κ°€μ˜€λ©΄ λ§Žμ€ 가쑱이 μ‘°μƒμ˜ μ‚°μ†Œμ— κ°€μ„œ 풀을 κΉŽλŠ”λ°, 이것을 벌초라고 ν•΄μš”.
Menjelang Chuseok, banyak keluarga pergi ke makam leluhur untuk memotong rumput, dan ini disebut beolcho.
μ €λŠ” μ§€κΈˆκΉŒμ§€ λ²Œμ΄ˆλŠ” 아버지와 μ‚Όμ΄Œλ“€μ΄ μ•Œμ•„μ„œ ν•˜μ‹œλŠ” 일이라고만 μƒκ°ν–ˆμ–΄μš”.
Selama ini aku mengira beolcho adalah urusan yang dikerjakan sendiri oleh ayah dan paman-pamanku.
그런데 μ˜¬ν•΄λŠ” μ•„λ²„μ§€κ»˜μ„œ ν—ˆλ¦¬λ₯Ό λ‹€μΉ˜μ…”μ„œ μ œκ°€ λŒ€μ‹  μ‚Όμ΄Œμ„ λ”°λΌκ°€κ²Œ λ˜μ—ˆμ–΄μš”.
Tapi tahun ini ayah cedera punggung, jadi aku yang pergi bersama paman menggantikan beliau.
할아버지 μ‚°μ†ŒλŠ” μ°¨μ—μ„œ λ‚΄λ €μ„œλ„ 산길을 ν•œμ°Έ μ˜¬λΌκ°€μ•Ό ν•˜λŠ” 곳에 μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Makam kakek berada di tempat yang, bahkan setelah turun dari mobil, masih harus mendaki jalan setapak di gunung cukup lama.
여름 λ‚΄λ‚΄ μžλž€ 풀은 제 ν‚€λ§ŒνΌ λ†’μ•˜κ³ , λͺ¨κΈ°λ„ λŠμž„μ—†μ΄ λ‹¬λ €λ“€μ—ˆμ–΄μš”.
Rumput yang tumbuh sepanjang musim panas setinggi badanku, dan nyamuk terus-menerus menyerbu.
직접 땀을 흘렀 λ³΄κ³ μ„œμ•Ό μ•„λ²„μ§€κ»˜μ„œ ν•΄λ§ˆλ‹€ μ–Όλ§ˆλ‚˜ κ³ μƒν•˜μ…¨λŠ”μ§€ μ•Œκ²Œ λ˜μ—ˆμ–΄μš”.
Baru setelah berkeringat sendiri aku sadar betapa beratnya kerja ayah setiap tahun.
깨끗해진 μ‚°μ†Œ μ•žμ—μ„œ μ‚Όμ΄Œκ³Ό ν•¨κ»˜ μ ˆμ„ ν•˜λ‹ˆ λ§ˆμŒκΉŒμ§€ κ°œμš΄ν•΄μ‘Œμ–΄μš”.
Saat aku membungkuk memberi hormat bersama paman di depan makam yang sudah bersih, hatiku pun terasa lega.
λ‚΄λ…„μ—λŠ” 아버지와 같이 μ™€μ„œ 이 일을 ν•¨κ»˜ λ‚˜λˆ„κ³  μ‹Άμ–΄μš”.
Tahun depan aku ingin datang bersama ayah dan berbagi pekerjaan ini dengannya.
Mengapa tahun ini penulis pergi melakukan beolcho?
  • Karena paman tidak tahu letak makamnya.
  • Karena ayahnya cedera punggung. βœ“
  • Karena kakek mengajaknya pergi bersama.
  • Karena tidak ada rencana lain saat Chuseok.
Apa yang disadari penulis saat melakukan beolcho?
  • Bahwa beolcho hanya boleh dikerjakan para paman.
  • Bahwa makam itu mudah dicapai dengan mobil.
  • Bahwa ayahnya selama ini sudah bekerja keras. βœ“
  • Bahwa rumput hampir tidak tumbuh di musim panas.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Penulis melakukan beolcho bersama ayahnya setiap tahun.
  • Penulis tidak memberi hormat setelah selesai beolcho.
  • Penulis berniat tidak melakukan beolcho tahun depan.
  • Untuk sampai ke makam kakek, harus mendaki jalan setapak di gunung. βœ“

🍳 Jeon Hari Raya yang Terus Menghilang

μ„€λ‚  전날이면 은지넀 집은 μ•„μΉ¨λΆ€ν„° 기름 λƒ„μƒˆλ‘œ κ°€λ“ν•΄μš”.
Setiap sehari sebelum Seollal, rumah Eunji dipenuhi bau minyak goreng sejak pagi.
차둀상에 올릴 전을 λΆ€μΉ˜λŠ” 것이 은지와 μ–΄λ¨Έλ‹ˆμ˜ λͺ«μ΄κΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš”.
Karena menggoreng jeon untuk meja persembahan leluhur adalah tugas Eunji dan ibunya.
두 μ‚¬λžŒμ€ λ™κ·Έλž‘λ•‘κ³Ό ν˜Έλ°•μ „, λ™νƒœμ „μ„ μ‚°λ”λ―Έμ²˜λŸΌ μ€€λΉ„ν–ˆμ–΄μš”.
Mereka berdua menyiapkan setumpuk besar perkedel daging donggeurangttaeng, jeon zukini, dan jeon ikan pollock.
그런데 λΆ€μ—Œ 주변을 λ– λ‚˜μ§€ μ•ŠλŠ” μ‚¬μ΄Œ 동생듀이 λ¬Έμ œμ˜€μ–΄μš”.
Namun masalahnya adalah adik-adik sepupu yang tidak mau beranjak dari sekitar dapur.
은지가 전을 λΆ€μΉ˜λŠ” μ‘±μ‘± 동생듀이 ν•˜λ‚˜μ”© μ§‘μ–΄ λ¨Ήμ–΄ λ²„λ Έκ±°λ“ μš”.
Soalnya setiap kali Eunji selesai menggoreng jeon, adik-adiknya langsung mencomot dan memakannya satu per satu.
ν•œμ°Έμ„ λΆ€μ³€λŠ”λ°λ„ μ ‘μ‹œλŠ” μ’€μ²˜λŸΌ μ±„μ›Œμ§€μ§€ μ•Šμ•˜μ–΄μš”.
Meski sudah lama menggoreng, piringnya tak kunjung penuh.
κ²°κ΅­ μ–΄λ¨Έλ‹ˆκ»˜μ„œ 동생듀 λͺ«μ˜ μ ‘μ‹œλ₯Ό λ”°λ‘œ λ§Œλ“€μ–΄ μ£Όμ‹œκ³  λ‚˜μ„œμ•Ό 전이 μŒ“μ΄κΈ° μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš”.
Akhirnya, setelah ibu membuatkan piring tersendiri untuk adik-adik, barulah jeon mulai menumpuk.
μ€μ§€λŠ” νž˜λ“€μ—ˆμ§€λ§Œ λ§›μžˆκ²Œ λ¨ΉλŠ” 동생듀을 λ³΄λ‹ˆ λͺ…μ ˆ 기뢄이 났닀고 ν•΄μš”.
Eunji bilang meski capek, melihat adik-adiknya makan dengan lahap membuatnya merasakan suasana hari raya.
Mengapa piringnya tak kunjung penuh?
  • Karena adik-adik sepupu terus mencomot jeon. βœ“
  • Karena minyak gorengnya kurang di tengah jalan.
  • Karena ibu membagikan jeon kepada tetangga.
  • Karena Eunji terus-terusan membuat jeon gosong.
Bagaimana ibu menyelesaikan masalah itu?
  • Menyuruh semua adik keluar dari dapur.
  • Membeli jeon tambahan di toko.
  • Membuatkan piring tersendiri untuk adik-adik. βœ“
  • Menyuruh Eunji berhenti menggoreng jeon.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Eunji menggoreng jeon sendirian pada pagi hari Seollal.
  • Sehari sebelum Seollal, Eunji dan ibunya menggoreng jeon. βœ“
  • Adik-adik sepupu membantu menggoreng jeon.
  • Eunji jadi benci hari raya gara-gara adik-adiknya.

🌊 Para Penyelam Haenyeo dari Jeju

μ§€λ‚œμ—¬λ¦„ μ œμ£Όλ„ μ—¬ν–‰μ—μ„œ μ €λŠ” λ¬Όμ§ˆμ„ 마치고 λ°”λ‹€μ—μ„œ λ‚˜μ˜€λŠ” 해녀듀을 λ§Œλ‚¬μ–΄μš”.
Saat berwisata ke Pulau Jeju musim panas lalu, aku bertemu para haenyeo yang baru keluar dari laut setelah menyelam.
ν•΄λ…€λŠ” μ‚°μ†Œν†΅ 없이 바닀에 λ“€μ–΄κ°€ μ „λ³΅μ΄λ‚˜ μ†ŒλΌ 같은 해산물을 μΊλŠ” μ—¬μ„±λ“€μ΄μ—μš”.
Haenyeo adalah perempuan yang menyelam ke laut tanpa tabung oksigen untuk mengambil hasil laut seperti abalon dan siput laut.
그쀑 ν•œ 뢄은 일흔이 λ„˜μœΌμ…¨μŒμ—λ„ λΆˆκ΅¬ν•˜κ³  μ§€κΈˆλ„ ν•˜λ£¨μ— λͺ‡ μ‹œκ°„μ”© 바닀에 λ“€μ–΄κ°€μ‹ λŒ€μš”.
Katanya salah satu dari mereka, meskipun sudah berusia lebih dari tujuh puluh tahun, sampai sekarang masih masuk ke laut beberapa jam setiap hari.
μˆ¨μ„ μ°Έκ³  κΉŠμ€ 바닀에 μ—¬λŸ¬ 번 λ“€μ–΄κ°€λŠ” 일은 μ Šμ€ μ‚¬λžŒμ—κ²Œλ„ 쉽지 μ•Šμ•„μš”.
Menahan napas dan menyelam ke laut dalam berkali-kali tidaklah mudah, bahkan bagi orang muda.
해녀듀은 λ¬Ό μœ„λ‘œ 올라올 λ•Œ μ°Έμ•˜λ˜ μˆ¨μ„ 휘파람처럼 λ‚΄μ‰¬λŠ”λ°, 이것을 μˆ¨λΉ„μ†Œλ¦¬λΌκ³  ν•΄μš”.
Saat muncul ke permukaan, para haenyeo mengembuskan napas yang mereka tahan seperti siulan, dan ini disebut sumbisori.
또 μ–΄λ¦° 해산물은 μž‘μ§€ μ•ŠλŠ” λ“± λ°”λ‹€λ₯Ό λ³΄ν˜Έν•˜κΈ° μœ„ν•œ κ·œμΉ™λ„ ν•¨κ»˜ μ§€ν‚¨λŒ€μš”.
Katanya mereka juga menaati aturan untuk melindungi laut, misalnya tidak mengambil hasil laut yang masih muda.
이런 제주 ν•΄λ…€ λ¬Έν™”λŠ” μœ λ„€μŠ€μ½” 인λ₯˜λ¬΄ν˜•λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œ λ“±λ‘λ˜μ–΄ μžˆμ–΄μš”.
Budaya haenyeo Jeju ini telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia UNESCO.
바닀와 λ”λΆˆμ–΄ μ‚΄μ•„μ˜¨ ν•΄λ…€λ“€μ˜ 이야기λ₯Ό λ“€μœΌλ©° μ €λŠ” κΉŠμ€ 쑴경심을 λŠκΌˆμ–΄μš”.
Mendengar kisah para haenyeo yang hidup berdampingan dengan laut, aku merasakan rasa hormat yang mendalam.
Apa itu sumbisori?
  • Lagu yang dinyanyikan bersama para haenyeo setelah bekerja.
  • Suara ombak yang selalu terdengar di pantai.
  • Nama alat yang dipakai untuk mengambil hasil laut.
  • Suara haenyeo mengembuskan napas saat muncul ke permukaan. βœ“
Apa alasan yang tepat para haenyeo tidak mengambil hasil laut yang masih muda?
  • Untuk menjaga sumber daya laut dalam jangka panjang. βœ“
  • Karena hasil laut yang muda harganya terlalu murah.
  • Karena tidak bisa ditangkap tanpa tabung oksigen.
  • Karena wisatawan tidak menyukai hasil laut yang muda.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Para haenyeo masuk ke laut dengan membawa tabung oksigen.
  • Penulis pergi ke Jeju untuk menjadi haenyeo.
  • Budaya haenyeo belum dikenal dunia.
  • Haenyeo yang sudah tua pun masih masuk ke laut. βœ“

🚩 Pergantian Penjaga di Hari yang Dingin

μ†Œν¬ μ”¨λŠ” 경볡ꢁ κ΄‘ν™”λ¬Έ μ•žμ—μ„œ μ—΄λ¦¬λŠ” 수문μž₯ κ΅λŒ€μ‹μ„ 보러 κ°”μ–΄μš”.
Sohee pergi menonton Upacara Pergantian Penjaga Gerbang Kerajaan yang diadakan di depan Gerbang Gwanghwamun, Istana Gyeongbokgung.
수문μž₯ κ΅λŒ€μ‹μ€ μ‘°μ„  μ‹œλŒ€μ— ꢁꢐ 문을 μ§€ν‚€λ˜ ꡰ사듀이 κ΅λŒ€ν•˜λ˜ μ˜μ‹μ„ μž¬ν˜„ν•œ ν–‰μ‚¬μ˜ˆμš”.
Upacara ini menghadirkan kembali ritual pergantian giliran para prajurit penjaga gerbang istana pada masa Joseon.
그날은 μ•„μΉ¨λΆ€ν„° μ°¬ λ°”λžŒμ΄ λͺΉμ‹œ λΆˆμ—ˆλŠ”λ°λ„ λΆˆκ΅¬ν•˜κ³  κ΄‘μž₯μ—λŠ” μ‚¬λžŒλ“€μ΄ 많이 λͺ¨μ—¬ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Hari itu, meskipun angin dingin bertiup sangat kencang sejak pagi, banyak orang berkumpul di alun-alun.
λ‘κΊΌμš΄ μ™Ένˆ¬λ₯Ό μž…μ€ 관광객듀은 행사가 μ‹œμž‘λ˜κΈ°λ₯Ό 기닀리며 카메라λ₯Ό λ“€κ³  μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Para wisatawan bermantel tebal memegang kamera sambil menunggu acara dimulai.
이윽고 큰뢁 μ†Œλ¦¬μ™€ ν•¨κ»˜ ν™”λ €ν•œ μ˜·μ„ μž…μ€ 수문μž₯κ³Ό ꡰ사듀이 λ“±μž₯ν–ˆμ–΄μš”.
Tak lama kemudian, diiringi bunyi genderang besar, kepala penjaga gerbang dan para prajurit berpakaian megah pun muncul.
μ°¬ λ°”λžŒμ— 옷자락이 νŽ„λŸ­μ΄λŠ”λ°λ„ ꡰ사듀은 μ‘°κΈˆλ„ ννŠΈλŸ¬μ§€μ§€ μ•Šκ³  μ ˆλ„ 있게 μ›€μ§μ˜€μ–΄μš”.
Meski ujung pakaian mereka berkibar diterpa angin dingin, para prajurit bergerak dengan tertib tanpa goyah sedikit pun.
μ†Œν¬ μ”¨λŠ” κ·Έ λͺ¨μŠ΅μ„ 보며 μ˜›λ‚  ꢁꢐ의 μ—„μˆ™ν•œ λΆ„μœ„κΈ°λ₯Ό λŠλ‚„ 수 μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Melihat pemandangan itu, Sohee bisa merasakan suasana khidmat istana di masa lalu.
행사가 λλ‚œ λ’€μ—λŠ” 수문μž₯ μ˜·μ„ μž…μ€ μ‚¬λžŒλ“€κ³Ό ν•¨κ»˜ 기념사진도 μ°μ—ˆμ–΄μš”.
Setelah acara selesai, dia juga berfoto kenang-kenangan bersama orang-orang berpakaian penjaga gerbang.
Upacara pergantian penjaga gerbang adalah acara seperti apa?
  • Pengalaman di mana wisatawan sendiri menjaga gerbang istana.
  • Peragaan ulang pergantian prajurit penjaga gerbang istana zaman dulu. βœ“
  • Pertunjukan khusus yang hanya diadakan pada musim dingin.
  • Ritual raja Joseon meninggalkan istana.
Apa yang dirasakan Sohee saat melihat para prajurit?
  • Merasa acaranya membosankan karena dingin.
  • Merasa gerakan para prajurit canggung.
  • Merasakan suasana khidmat istana di masa lalu. βœ“
  • Merasa sayang karena orang di alun-alun terlalu sedikit.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Meski cuaca dingin, banyak orang datang menonton upacara itu. βœ“
  • Upacara dibatalkan karena cuaca dingin.
  • Sohee datang terlambat sehingga tidak bisa menonton acaranya.
  • Para prajurit mengadakan upacara di dalam istana untuk menghindari dingin.

🏺 Nenek Pembuat Jang

우리 μ˜†μ§‘ ν• λ¨Έλ‹ˆ 댁 μž₯λ…λŒ€μ—λŠ” 크고 μž‘μ€ 항아리가 쀄지어 놓여 μžˆμ–΄μš”.
Di teras tempayan rumah nenek sebelah, tempayan besar dan kecil berjajar rapi.
ν• λ¨Έλ‹ˆλŠ” ν•΄λ§ˆλ‹€ 음λ ₯ 정월이 되면 λ©”μ£Όλ‘œ 된μž₯κ³Ό κ°„μž₯을 직접 λ‹΄κ·Έμ„Έμš”.
Setiap tahun pada bulan pertama kalender lunar, nenek membuat sendiri doenjang (pasta kedelai) dan ganjang (kecap asin) dari meju, bongkahan kedelai fermentasi.
μ†ŒκΈˆλ¬Όμ— λ©”μ£Όλ₯Ό λ‹΄κ°€ λ‘μ—ˆλ‹€κ°€ 건지면, 건진 λ©”μ£Όλ‘œλŠ” 된μž₯을, 남은 λ¬Όλ‘œλŠ” κ°„μž₯을 λ§Œλ“ λŒ€μš”.
Katanya meju direndam dalam air garam lalu diangkat; meju yang diangkat dijadikan doenjang, dan air sisanya dijadikan ganjang.
μ €λŠ” ν• λ¨Έλ‹ˆκ»˜ μ΄λ ‡κ²Œ 손이 많이 κ°€λŠ” 일을 μ–΄λ–»κ²Œ μˆ˜μ‹­ λ…„ λ™μ•ˆ ν•˜μ…¨λƒκ³  μ—¬μ­€λ΄€μ–΄μš”.
Aku bertanya kepada nenek bagaimana beliau bisa melakukan pekerjaan yang begitu merepotkan selama puluhan tahun.
ν• λ¨Έλ‹ˆλŠ” κ·Έμ € μ–΄λ¨Έλ‹ˆκ»˜ 배운 λŒ€λ‘œ ν•  따름이라고 κ²Έμ†ν•˜κ²Œ λ§μ”€ν•˜μ…¨μ–΄μš”.
Nenek dengan rendah hati berkata bahwa beliau hanya melakukannya seperti yang diajarkan ibunya, tidak lebih.
κ·Έλž˜λ„ ν• λ¨Έλ‹ˆκ°€ λ‹΄κ·Έμ‹  μž₯은 맛이 κΉŠμ–΄μ„œ 이웃듀이 λͺ¨λ‘ μ‘°κΈˆμ”© μ–»μ–΄ κ°€κ³  μ‹Άμ–΄ ν•΄μš”.
Meski begitu, jang buatan nenek rasanya begitu kaya sampai semua tetangga ingin meminta sedikit.
μ˜¬ν•΄λŠ” 저도 ν• λ¨Έλ‹ˆ μ˜†μ—μ„œ λ©”μ£Όλ₯Ό μ”»κ³  항아리λ₯Ό λ‹¦λŠ” 일을 λ„μ™€λ“œλ Έμ–΄μš”.
Tahun ini aku juga membantu nenek mencuci meju dan mengelap tempayan di sampingnya.
μ–Έμ  κ°€ 저도 ν• λ¨Έλ‹ˆμ²˜λŸΌ 직접 μž₯을 λ‹΄κΈ€ 수 있게 되면 μ’‹κ² μ–΄μš”.
Semoga suatu hari nanti aku juga bisa membuat jang sendiri seperti nenek.
Kapan nenek membuat jang?
  • Setiap tahun sekitar Chuseok.
  • Setiap tahun pada bulan pertama kalender lunar. βœ“
  • Setiap kali tetangga meminta.
  • Hanya sekali dalam beberapa tahun.
Apa yang dapat diketahui dari jawaban nenek?
  • Bahwa beliau sangat tidak suka membuat jang.
  • Bahwa beliau belajar membuat jang dari buku.
  • Bahwa beliau tidak menyombongkan keahliannya. βœ“
  • Bahwa beliau baru mulai membuat jang tahun ini.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Nenek hanya membuat doenjang dan membeli ganjang.
  • Para tetangga tidak suka rasa jang buatan nenek.
  • Penulis sudah bisa membuat jang sendiri.
  • Tahun ini penulis membantu nenek membuat jang. βœ“

🍁 Musim Gugur di Kuil Bulguksa

가을이 κΉŠμ–΄ κ°€λ˜ μ–΄λŠ 주말, 민재 μ”¨λŠ” λΆ€λͺ¨λ‹˜μ„ λͺ¨μ‹œκ³  κ²½μ£Ό λΆˆκ΅­μ‚¬μ— κ°”μ–΄μš”.
Pada suatu akhir pekan di penghujung musim gugur, Minjae mengajak orang tuanya ke Kuil Bulguksa di Gyeongju.
λΆˆκ΅­μ‚¬λŠ” 신라 μ‹œλŒ€μ— μ„Έμ›Œμ§„ 절둜, 근처의 석꡴암과 ν•¨κ»˜ 세계 λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œ λ“±λ‘λ˜μ–΄ μžˆμ–΄μš”.
Bulguksa adalah kuil yang dibangun pada masa Silla, dan bersama Gua Seokguram di dekatnya terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia.
절 μ•ˆμ— λ“€μ–΄μ„œμž 닀보탑과 μ„κ°€νƒ‘μ΄λΌλŠ” 였래된 두 탑이 λ‚˜λž€νžˆ μ„œ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Begitu masuk ke kuil, mereka melihat dua pagoda tua bernama Dabotap dan Seokgatap berdiri berdampingan.
닀보탑은 λͺ¨μ–‘이 ν™”λ €ν•˜κ³ , 석가탑은 λ‹¨μˆœν•˜λ©΄μ„œλ„ κ· ν˜•μ΄ 잘 μž‘ν˜€ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Dabotap bentuknya megah, sedangkan Seokgatap sederhana namun seimbang.
κ²Œλ‹€κ°€ 곱게 λ¬Όλ“  단풍이 μ ˆμ„ λ‘˜λŸ¬μ‹Έκ³  μžˆμ–΄μ„œ κ²½μΉ˜λŠ” 더 말할 λ‚˜μœ„κ°€ μ—†μ—ˆμ–΄μš”.
Selain itu, dedaunan musim gugur yang berwarna indah mengelilingi kuil, sehingga pemandangannya tak perlu diragukan lagi.
λΆ€λͺ¨λ‹˜κ»˜μ„œλŠ” μˆ˜ν•™μ—¬ν–‰ λ•Œ 이곳에 μ™”λ˜ 좔얡을 μ΄μ•ΌκΈ°ν•˜μ‹œλ©° μ¦κ±°μ›Œν•˜μ…¨μ–΄μš”.
Orang tuanya senang bercerita tentang kenangan saat datang ke sini waktu karyawisata sekolah.
민재 μ”¨λŠ” 석가탑 μ•ˆμ—μ„œ μ•„μ£Ό 였래된 뢈경이 λ°œκ²¬λ˜μ—ˆλ‹€λŠ” μ•ˆλ‚΄λ¬Έμ„ 읽고 μ‹ κΈ°ν•΄ν–ˆμ–΄μš”.
Minjae takjub saat membaca papan informasi bahwa kitab suci Buddha yang sangat tua ditemukan di dalam Seokgatap.
λ‹€μŒμ—λŠ” ν•΄ λœ¨λŠ” μ‹œκ°„μ— 맞좰 석꡴암에도 κΌ­ μ˜¬λΌκ°€ 보기둜 ν–ˆμ–΄μš”.
Dia memutuskan bahwa lain kali dia pasti akan naik ke Seokguram tepat pada waktu matahari terbit.
Dengan siapa Minjae pergi ke Bulguksa?
  • Pergi bersama orang tuanya. βœ“
  • Pergi bersama teman sekolah.
  • Pergi bersama rekan kerja.
  • Pergi sendirian dengan tenang.
Mengapa orang tuanya senang?
  • Karena melihat matahari terbit di Seokguram.
  • Karena pertama kali mengunjungi Bulguksa.
  • Karena teringat kenangan karyawisata sekolah dulu. βœ“
  • Karena kuil sepi dan tenang.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Dabotap dan Seokgatap bentuknya persis sama.
  • Bulguksa bersama Seokguram merupakan Warisan Budaya Dunia. βœ“
  • Minjae sudah pernah naik ke Seokguram.
  • Hari itu daun-daun belum berubah warna.

πŸ’’ Pernikahan Tradisional Korea

채원 μ”¨λŠ” μ§€λ‚œλ‹¬ μΉœν•œ 친ꡬ의 전톡 ν˜Όλ‘€μ— λ‹€λ…€μ™”μ–΄μš”.
Bulan lalu, Chaewon menghadiri pernikahan tradisional sahabatnya.
μ‹ λž‘μ€ 사λͺ¨κ΄€λŒ€λ₯Ό, μ‹ λΆ€λŠ” 원삼에 쑱두리λ₯Ό κ°–μΆ° μž…κ³  λ§ˆλ‹Ήμ— μ„°μ–΄μš”.
Pengantin pria mengenakan topi dan jubah pejabat tradisional (samo gwandae), sedangkan pengantin wanita mengenakan jubah upacara wonsam dan mahkota kecil jokduri, lalu mereka berdiri di halaman.
ν˜Όλ‘€λ₯Ό μ˜¬λ¦¬κΈ°μ— μ•žμ„œ μ‹ λž‘μ΄ λ‚˜λ¬΄λ‘œ λ§Œλ“  기러기λ₯Ό μ‹ λΆ€ 집에 λ“œλ¦¬λŠ” μˆœμ„œκ°€ μžˆμ—ˆμ–΄μš”.
Sebelum upacara pernikahan, ada tahap di mana pengantin pria mempersembahkan angsa liar dari kayu kepada keluarga pengantin wanita.
μ‚¬νšŒμžλŠ” κΈ°λŸ¬κΈ°κ°€ ν•œλ²ˆ 짝을 맺으면 평생 ν•¨κ»˜ μ§€λ‚Έλ‹€κ³  ν•΄μ„œ λΆ€λΆ€μ˜ 약속을 λœ»ν•œλ‹€κ³  μ„€λͺ…ν–ˆμ–΄μš”.
Pembawa acara menjelaskan bahwa karena angsa liar konon hidup bersama pasangannya seumur hidup begitu berpasangan, angsa melambangkan janji suami istri.
μ΄μ–΄μ„œ μ‹ λž‘κ³Ό μ‹ λΆ€λŠ” μ„œλ‘œ μ ˆμ„ ν•˜κ³ , ν‘œμ£Όλ°• ν•˜λ‚˜λ₯Ό λ‘˜λ‘œ μͺΌκ°  μž”μ— μˆ μ„ λ‚˜λˆ„μ–΄ λ§ˆμ…¨μ–΄μš”.
Selanjutnya, kedua mempelai saling membungkuk memberi hormat, lalu berbagi minuman dari cawan yang dibuat dengan membelah satu buah labu menjadi dua.
처음 λ³΄λŠ” μˆœμ„œκ°€ λ§Žμ•„μ„œ ν•˜κ°λ“€μ€ μ‚¬νšŒμžμ˜ μ„€λͺ…에 κ·€λ₯Ό κΈ°μšΈμ˜€μ–΄μš”.
Karena banyak tahap yang baru pertama kali mereka lihat, para tamu menyimak penjelasan pembawa acara dengan saksama.
μ„œμ–‘μ‹ κ²°ν˜Όμ‹λ³΄λ‹€ μ‹œκ°„μ€ 더 κ±Έλ Έμ§€λ§Œ ν•˜λ‚˜ν•˜λ‚˜μ— λ‹΄κΈ΄ μ˜λ―Έκ°€ 깊게 λ‹€κ°€μ™”μ–΄μš”.
Memang memakan waktu lebih lama daripada pernikahan ala Barat, tetapi makna di setiap tahapnya terasa begitu dalam baginya.
채원 씨도 λ‚˜μ€‘μ— κ²°ν˜Όν•œλ‹€λ©΄ 전톡 ν˜Όλ‘€λ₯Ό 올렀 보고 μ‹Άλ‹€λŠ” 생각이 λ“€μ—ˆμ–΄μš”.
Chaewon jadi berpikir bahwa jika suatu hari nanti dia menikah, dia juga ingin mengadakan pernikahan tradisional.
Apa yang dipersembahkan pengantin pria kepada keluarga pengantin wanita?
  • Mempersembahkan cawan yang dibuat dari labu.
  • Mempersembahkan busana pengantin tradisional yang megah.
  • Mempersembahkan minuman untuk meja pernikahan.
  • Mempersembahkan angsa liar dari kayu. βœ“
Mengapa angsa liar melambangkan janji suami istri?
  • Karena begitu berpasangan, mereka hidup bersama seumur hidup. βœ“
  • Karena terbuat dari kayu sehingga bisa disimpan lama.
  • Karena keluarga pengantin wanita memelihara angsa liar sendiri.
  • Karena para tamu sangat menyukai angsa liar.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Pernikahan tradisional selesai lebih cepat daripada pernikahan ala Barat.
  • Chaewon tidak ingin mengadakan pernikahan tradisional.
  • Kedua mempelai masing-masing minum minuman yang berbeda secara terpisah.
  • Para tamu menyimak penjelasan pembawa acara dengan saksama. βœ“

🀝 Ganggangsullae di Bawah Bulan Panen

κ°•κ°•μˆ λž˜λŠ” ν•œκ°€μœ„ 보름달 μ•„λž˜μ—μ„œ 여성듀이 손을 작고 λ‘₯κΈ€κ²Œ 돌며 λ…Έλž˜ν•˜λŠ” λ†€μ΄μ˜ˆμš”.
Ganggangsullae adalah permainan rakyat di mana para perempuan bergandengan tangan dan berputar membentuk lingkaran sambil bernyanyi di bawah bulan purnama Chuseok.
주둜 전라남도 λ°”λ‹·κ°€ λ§ˆμ„μ—μ„œ μ „ν•΄ λ‚΄λ €μ™”κ³ , μœ λ„€μŠ€μ½” 인λ₯˜λ¬΄ν˜•λ¬Έν™”μœ μ‚°μœΌλ‘œλ„ λ“±λ‘λ˜μ—ˆμ–΄μš”.
Permainan ini diwariskan terutama di desa-desa pesisir Provinsi Jeolla Selatan, dan juga terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia UNESCO.
올 좔석에 μ €λŠ” μ™Έν• λ¨Έλ‹ˆκ°€ μ‚¬μ‹œλŠ” λ°”λ‹·κ°€ λ§ˆμ„μ˜ κ°•κ°•μˆ λž˜ 행사에 μ°Έμ—¬ν–ˆμ–΄μš”.
Chuseok tahun ini, aku ikut acara ganggangsullae di desa pesisir tempat nenek dari pihak ibuku tinggal.
ν•œ μ‚¬λžŒμ΄ μ•žμ†Œλ¦¬λ₯Ό λ©”κΈ°λ©΄ λ‚˜λ¨Έμ§€ μ‚¬λžŒλ“€μ΄ β€œκ°•κ°•μˆ λž˜β€ ν•˜κ³  λ’·μ†Œλ¦¬λ₯Ό λ°›μ•˜μ–΄μš”.
Satu orang menyanyikan bagian depan, lalu yang lainnya menyambut dengan refrein β€œGanggangsullae”.
μ²˜μŒμ—λŠ” 천천히 λŒλ‹€κ°€ λ…Έλž˜κ°€ λΉ¨λΌμ§€μž λͺ¨λ‘ 숨이 μ°° 만큼 뛰듯이 λŒμ•˜μ–΄μš”.
Awalnya kami berputar perlahan, tetapi ketika lagunya makin cepat, semua berputar seperti berlari sampai terengah-engah.
그런데 μš”μ¦˜μ€ λ§ˆμ„μ— μ Šμ€ μ‚¬λžŒμ΄ μ€„μ–΄μ„œ 행사λ₯Ό 이어 κ°€κΈ°κ°€ 쉽지 μ•ŠλŒ€μš”.
Namun katanya belakangan ini anak muda di desa makin sedikit, sehingga tidak mudah meneruskan acara itu.
κ·Έλž˜λ„ μ™Έν• λ¨Έλ‹ˆλŠ” λ§ˆμ„ μ‚¬λžŒλ“€μ΄ λͺ¨μ—¬μ„œ λ…Έλž˜ν•˜λŠ” ν•œ κ°•κ°•μˆ λž˜λŠ” 사라지지 μ•Šμ„ 거라고 ν•˜μ…¨μ–΄μš”.
Meski begitu, nenek berkata bahwa selama warga desa masih berkumpul dan bernyanyi, ganggangsullae tidak akan hilang.
저도 λ‚΄λ…„ μΆ”μ„μ—λŠ” μΉœκ΅¬λ“€μ„ 데리고 μ™€μ„œ ν•¨κ»˜ 원을 λ§Œλ“€κ³  μ‹Άμ–΄μš”.
Chuseok tahun depan, aku ingin mengajak teman-temanku datang dan membentuk lingkaran bersama.
Siapa yang menyanyikan refrein dalam ganggangsullae?
  • Orang yang menyanyikan bagian depan bernyanyi sendirian.
  • Yang lainnya menyambut dengan bernyanyi bersama. βœ“
  • Penabuh gendang bernyanyi sebagai gantinya.
  • Para penonton bertepuk tangan sebagai gantinya.
Mengapa desa itu sulit meneruskan acaranya?
  • Karena bulan purnama tidak terlihat jelas.
  • Karena lagunya terlalu cepat sehingga melelahkan.
  • Karena anak muda di desa berkurang. βœ“
  • Karena nenek tidak suka acara itu.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Lagu ganggangsullae makin lama makin cepat. βœ“
  • Ganggangsullae adalah permainan yang hanya dimainkan laki-laki.
  • Penulis tinggal di kota bersama neneknya.
  • Ganggangsullae adalah permainan yang dilakukan pada pagi hari Seollal.

πŸͺ Menerbangkan Layang-Layang Perisai

μ„€ μ—°νœ΄μ— μ§€ν˜ΈλŠ” 아빠와 ν•¨κ»˜ 민속 λ°•λ¬Όκ΄€μ—μ„œ μ—΄λ¦° 연날리기 행사에 κ°”μ–΄μš”.
Saat libur Seollal, Jiho pergi bersama ayahnya ke acara menerbangkan layang-layang yang diadakan di museum rakyat.
λ°©νŒ¨μ—°μ€ ν•œκ΅­μ„ λŒ€ν‘œν•˜λŠ” 전톡 μ—°μœΌλ‘œ, κ°€μš΄λ°μ— λ‘₯κ·Ό ꡬ멍이 뚫렀 μžˆμ–΄μ„œ μ„Ό λ°”λžŒμ—λ„ 잘 λ²„ν…¨μš”.
Layang-layang perisai adalah layang-layang tradisional khas Korea; di tengahnya ada lubang bundar sehingga tetap kokoh meski angin kencang.
μ˜›λ‚ μ—λŠ” μ •μ›” λŒ€λ³΄λ¦„μ— λ‚˜μœ κΈ°μš΄μ„ λ‚ λ € λ³΄λ‚Έλ‹€λŠ” 뜻의 글을 연에 μ¨μ„œ λ‚ λ¦° λ’€ 쀄을 λŠκΈ°λ„ ν–ˆλŒ€μš”.
Konon, dulu pada Jeongwol Daeboreum orang menulis kata-kata untuk mengusir nasib buruk di layang-layang, menerbangkannya, lalu memutus talinya.
μ§€ν˜ΈλŠ” 직접 λ§Œλ“  λ°©νŒ¨μ—°μ— β€œμ˜¬ν•΄λ„ κ±΄κ°•ν•˜κ²Œβ€λΌκ³  μ μ—ˆμ–΄μš”.
Jiho menulis β€œTahun ini juga tetap sehat” di layang-layang perisai buatannya sendiri.
연이 높이 였λ₯΄μž μ§€ν˜ΈλŠ” μ—°λ§Œ μ˜¬λ €λ‹€λ³΄λŠ” 데 μ§‘μ€‘ν•œ λ‚˜λ¨Έμ§€ λ°œλ°‘μ˜ λŒμ„ 보지 λͺ»ν–ˆμ–΄μš”.
Saat layang-layang terbang tinggi, Jiho begitu fokus menatap ke atas sampai tidak melihat batu di kakinya.
κ²°κ΅­ μ§€ν˜ΈλŠ” λŒμ— κ±Έλ € λ„˜μ–΄μ‘Œμ§€λ§Œ, λ‹€ν–‰νžˆ 연쀄은 λκΉŒμ§€ λ†“μΉ˜μ§€ μ•Šμ•˜μ–΄μš”.
Akhirnya Jiho tersandung batu dan jatuh, tetapi untungnya dia tidak melepaskan tali layang-layangnya sampai akhir.
μ•„λΉ λŠ” λ¬΄λ¦Žμ„ ν„Έμ–΄ μ£Όλ©΄μ„œ 연을 날릴 λ•ŒλŠ” ν•˜λŠ˜λΏ μ•„λ‹ˆλΌ λ°œλ°‘λ„ μ‚΄νŽ΄μ•Ό ν•œλ‹€λ©° μ›ƒμœΌμ…¨μ–΄μš”.
Sambil membersihkan lutut Jiho, ayah tertawa dan berkata bahwa saat menerbangkan layang-layang, kita harus memperhatikan bukan hanya langit, tetapi juga kaki.
κ·Έλ‚  μ§€ν˜Έμ˜ 연이 행사μž₯μ—μ„œ κ°€μž₯ 높이 λ‚ μ•„μ„œ μ§€ν˜ΈλŠ” μž‘μ€ μƒκΉŒμ§€ λ°›μ•˜μ–΄μš”.
Hari itu layang-layang Jiho terbang paling tinggi di acara tersebut, dan dia bahkan mendapat hadiah kecil.
Mengapa Jiho jatuh?
  • Karena ayah tiba-tiba menarik tali layang-layang dengan keras.
  • Karena hanya menatap layang-layang sehingga tidak melihat batu. βœ“
  • Karena angin bertiup terlalu kencang sehingga dia terdorong.
  • Karena tali layang-layang putus sehingga dia jatuh ke belakang.
Apa alasan yang tepat layang-layang perisai memiliki lubang di tengahnya?
  • Agar mudah menulis di layang-layang.
  • Agar layang-layang mudah dibawa.
  • Agar layang-layang tetap kokoh meski angin kencang. βœ“
  • Agar tali layang-layang mudah diputus.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Jiho menerbangkan layang-layang yang dibeli di toko.
  • Layang-layang Jiho tidak bisa terbang karena anginnya lemah.
  • Jiho jatuh lalu pulang lebih awal dari acara.
  • Jiho jatuh tetapi tidak melepaskan tali layang-layangnya. βœ“
Latihan gratis di aplikasi β†’