๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ท Hanguru โ€” Belajar bahasa Korea

hanguru.app

โ† Kembali ke aplikasi โ† Lihat semua pelajaran

Membaca bahasa Korea โ€” Bahasa

20 bacaan tingkat TOPIK II dari tema "Bahasa", masing-masing dengan terjemahan kalimat dan pertanyaan pemahaman.

๐Ÿ“” Menulis Buku Harian dalam Bahasa Korea

์ €๋Š” ํ•œ๊ตญ์–ด๋ฅผ ๋ฐฐ์šด ์ง€ ์‚ผ ๋…„์ด ๋์ง€๋งŒ ์“ฐ๊ธฐ ์‹ค๋ ฅ์€ ๋Š˜ ์ œ์ž๋ฆฌ์˜€์–ด์š”.
Sudah tiga tahun saya belajar bahasa Korea, tetapi kemampuan menulis saya tidak pernah berkembang.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์ƒ๋‹ด์„ ๋ฐ›์•˜๋Š”๋ฐ, ์„ ์ƒ๋‹˜๊ป˜์„œ ํ•˜๋ฃจ๋„ ๋น ์ง์—†์ด ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ์ผ๊ธฐ๋ฅผ ์“ฐ๋ผ๊ณ  ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Lalu saya berkonsultasi, dan guru menyuruh saya menulis buku harian dalam bahasa Korea tanpa melewatkan satu hari pun.
์ง‘์— ์™€์„œ ๋ฃธ๋ฉ”์ดํŠธ์—๊ฒŒ โ€œ์„ ์ƒ๋‹˜์ด ๋งค์ผ ์„ธ ๋ฌธ์žฅ์ด๋ผ๋„ ์ข‹์œผ๋‹ˆ๊นŒ ์ผ๊ธฐ๋ฅผ ์“ฐ๋ผ๋”๋ผ๊ณ .โ€๋ผ๊ณ  ์ „ํ–ˆ์–ด์š”.
Sesampainya di rumah, saya bilang ke teman sekamar, "Guru menyuruhku menulis buku harian setiap hari, walau cuma tiga kalimat."
์ฒ˜์Œ์—๋Š” ์“ธ ๋ง์ด ์—†์–ด์„œ ๋‚ ์”จ์™€ ์ ์‹ฌ ๋ฉ”๋‰ด๋งŒ ์ ์—ˆ์–ด์š”.
Awalnya saya tidak tahu harus menulis apa, jadi hanya mencatat cuaca dan menu makan siang.
๊ทธ๋Ÿฌ๋‹ค๊ฐ€ ์ ์  ๊ทธ๋‚  ๋А๋‚€ ๊ฐ์ •์ด๋‚˜ ์นœ๊ตฌ์™€ ๋‚˜๋ˆˆ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ์“ฐ๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Lambat laun saya mulai menulis tentang perasaan hari itu atau percakapan dengan teman.
๋ชจ๋ฅด๋Š” ํ‘œํ˜„์ด ๋‚˜์˜ค๋ฉด ์‚ฌ์ „์„ ์ฐพ์•„์„œ ์ผ๊ธฐ์žฅ ์˜†์— ๋”ฐ๋กœ ์ •๋ฆฌํ•ด ๋‘์—ˆ์–ด์š”.
Kalau menemukan ungkapan yang tidak saya ketahui, saya mencarinya di kamus dan mencatatnya terpisah di samping buku harian.
์—ฌ์„ฏ ๋‹ฌ์ด ์ง€๋‚˜์ž ์ž‘๋ฌธ ์‹œํ—˜์—์„œ ์ฒ˜์Œ์œผ๋กœ ๋†’์€ ์ ์ˆ˜๋ฅผ ๋ฐ›์•˜์–ด์š”.
Setelah enam bulan, untuk pertama kalinya saya mendapat nilai tinggi dalam ujian menulis.
์ด์ œ๋Š” ์ผ๊ธฐ๋ฅผ ์“ฐ์ง€ ์•Š์œผ๋ฉด ํ•˜๋ฃจ๊ฐ€ ๋๋‚˜์ง€ ์•Š์€ ๊ฒƒ ๊ฐ™์€ ๊ธฐ๋ถ„์ด ๋“ค์–ด์š”.
Sekarang, kalau tidak menulis buku harian, rasanya hari itu belum berakhir.
Apa yang disarankan guru kepada penulis?
  • Menulis buku harian dalam bahasa Korea setiap hari. โœ“
  • Bercakap-cakap dengan teman sekamar dalam bahasa Korea.
  • Menghafal cuaca dan menu makan siang.
  • Mengikuti ujian menulis sekali lagi.
Mengapa awalnya penulis hanya mencatat cuaca dan menu makan siang?
  • Karena guru menyuruh menulis begitu.
  • Karena malas mencari di kamus.
  • Karena tidak terpikir apa yang mau ditulis. โœ“
  • Karena teman sekamar penasaran dengan isinya.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Penulis sudah belajar bahasa Korea selama enam bulan.
  • Setelah enam bulan, nilai menulis penulis naik. โœ“
  • Penulis setiap hari bertanya kepada guru tentang ungkapan yang tidak diketahuinya.
  • Belakangan ini penulis hanya sesekali menulis buku harian.

๐ŸŽธ Menerjemahkan Lagu Bersama Adik

์ €์™€ ๋‚จ๋™์ƒ์€ ์˜ฌ๋ด„๋ถ€ํ„ฐ ์ผ์ฃผ์ผ์— ๋‘ ๋ฒˆ ํ™”์ƒ์œผ๋กœ ์ŠคํŽ˜์ธ์–ด ์ˆ˜์—…์„ ๋“ค์–ด์š”.
Sejak musim semi ini, saya dan adik laki-laki saya mengikuti kelas bahasa Spanyol lewat video dua kali seminggu.
์ง€๋‚œ์ฃผ์—๋Š” ์ œ๊ฐ€ ์•ผ๊ทผ ๋•Œ๋ฌธ์— ์ˆ˜์—…์— ๋น ์ ธ์„œ ๋™์ƒ ํ˜ผ์ž ์ˆ˜์—…์„ ๋“ค์—ˆ์–ด์š”.
Minggu lalu saya tidak ikut kelas karena lembur, jadi adik saya ikut kelas sendirian.
๊ทธ๋‚  ๋ฐค ๋™์ƒ์ด โ€œ์„ ์ƒ๋‹˜์ด ๋‹ค์Œ ์‹œ๊ฐ„๊นŒ์ง€ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๋…ธ๋ž˜ ๊ฐ€์‚ฌ๋ฅผ ํ•˜๋‚˜ ํ•ด์„ํ•ด ์˜ค๋ผ๋”๋ผ.โ€๋ผ๊ณ  ์ „ํ•ด ์คฌ์–ด์š”.
Malam itu adik saya menyampaikan, "Kata guru, sebelum pertemuan berikutnya kita harus menerjemahkan lirik satu lagu yang kita suka."
์šฐ๋ฆฌ๋Š” ๋‘˜ ๋‹ค ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๋ผํ‹ด ํŒ ๋…ธ๋ž˜๋ฅผ ๊ณจ๋ผ์„œ ์‚ฌ์ „์„ ํŽด ๋†“๊ณ  ํ•œ ์ค„์”ฉ ์˜ฎ๊ฒผ์–ด์š”.
Kami memilih lagu pop Latin yang kami berdua sukai, membuka kamus, lalu menerjemahkannya baris demi baris.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์‚ฌ์ „์— ๋‚˜์˜จ ๋œป๋Œ€๋กœ ์˜ฎ๊ธฐ๋‹ˆ๊นŒ ๋…ธ๋ž˜๊ฐ€ ์ „ํ˜€ ์•„๋ฆ„๋‹ต๊ฒŒ ๋“ค๋ฆฌ์ง€ ์•Š์•˜์–ด์š”.
Tetapi kalau diterjemahkan sesuai arti di kamus, lagunya sama sekali tidak terdengar indah.
์ˆ˜์—… ์‹œ๊ฐ„์— ๊ทธ ์ด์•ผ๊ธฐ๋ฅผ ํ•˜์ž ์„ ์ƒ๋‹˜์€ ๊ทธ๊ฒŒ ๋ฐ”๋กœ ์ด๋ฒˆ ์ˆ™์ œ์˜ ๋ชฉ์ ์ด์—ˆ๋‹ค๊ณ  ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Ketika kami menceritakannya di kelas, guru bilang justru itulah tujuan tugas kali ini.
๋‹จ์–ด ํ•˜๋‚˜ํ•˜๋‚˜๋ณด๋‹ค ๋…ธ๋ž˜์— ๋‹ด๊ธด ๊ฐ์ •๊ณผ ๋ฌธํ™”๋ฅผ ์˜ฎ๊ธฐ๋Š” ๊ฒƒ์ด ๋” ์ค‘์š”ํ•˜๋‹ค๋Š” ๋œป์ด์—ˆ์ฃ .
Maksudnya, menyampaikan perasaan dan budaya dalam lagu lebih penting daripada tiap kata.
๊ทธ ํ›„๋กœ ์šฐ๋ฆฌ๋Š” ๊ฐ€์‚ฌ๋ฅผ ๋ณผ ๋•Œ ๋‹จ์–ด๋ณด๋‹ค ๊ทธ ๋ง์„ ํ•œ ์‚ฌ๋žŒ์˜ ๋งˆ์Œ์„ ๋จผ์ € ์ƒ๊ฐํ•ด์š”.
Sejak itu, saat membaca lirik, kami lebih dulu memikirkan perasaan orang yang mengucapkannya daripada kata-katanya.
Mengapa penulis tidak ikut kelas minggu lalu?
  • Karena belum mengerjakan PR.
  • Karena bertengkar dengan adiknya.
  • Karena sambungan video terputus.
  • Karena harus lembur. โœ“
Apa tujuan guru memberi tugas menerjemahkan lirik?
  • Ingin menunjukkan cara menyampaikan perasaan dan budaya sebuah lagu. โœ“
  • Ingin melatih cara mencari di kamus dengan cepat.
  • Ingin mengajarkan sejarah pop Latin.
  • Ingin agar keduanya bernyanyi bersama.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Penulis menerjemahkan lirik sendirian.
  • Mereka berdua ikut kelas dua kali sebulan.
  • Guru sangat kecewa dengan hasil tugas itu.
  • Lirik yang diterjemahkan sesuai kamus terdengar janggal. โœ“

๐ŸŽง Saat Pembicara Keluar dari Naskah

์„œ์—ฐ ์”จ๋Š” ๋Œ€ํ•™์›์—์„œ ํ†ต์—ญ์„ ๊ณต๋ถ€ํ•˜๋ฉด์„œ ๊ตญ์ œ ํ–‰์‚ฌ์—์„œ ์ž์›๋ด‰์‚ฌ๋ฅผ ํ•ด์š”.
Seoyeon belajar penerjemahan lisan di program pascasarjana sambil menjadi relawan di acara-acara internasional.
์ง€๋‚œ๋‹ฌ์—๋Š” ํ•œ ํ•™์ˆ  ๋Œ€ํšŒ์—์„œ ์™ธ๊ตญ์ธ ์—ฐ์‚ฌ์˜ ๋ฐœํ‘œ๋ฅผ ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ํ†ต์—ญํ•˜๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Bulan lalu, dia mendapat tugas menerjemahkan presentasi seorang pembicara asing ke dalam bahasa Korea di sebuah konferensi akademik.
๋‹ด๋‹น์ž๋Š” ์—ฐ์‚ฌ๊ฐ€ ์›๊ณ ๋ฅผ ๊ทธ๋Œ€๋กœ ์ฝ์„ ํ…Œ๋‹ˆ ๋ฏธ๋ฆฌ ๋ฐ›์€ ์›๊ณ ๋งŒ ์ž˜ ์ค€๋น„ํ•˜๋ฉด ๋œ๋‹ค๊ณ  ํ–ˆ์–ด์š”.
Panitia mengatakan bahwa pembicara akan membaca naskahnya apa adanya, jadi dia cukup mempersiapkan naskah yang sudah diterima sebelumnya dengan baik.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ๋ฐœํ‘œ๊ฐ€ ์‹œ์ž‘๋˜์ž ์„œ์—ฐ ์”จ๋Š” ์†์œผ๋กœ โ€œ์›๊ณ ๋งŒ ์ค€๋น„ํ•˜๋ผ๋”๋‹ˆ ์—ฐ์‚ฌ๊ฐ€ ์›๊ณ ๋ฅผ ์•„์˜ˆ ๋ฎ์–ด ๋ฒ„๋ ธ๋„ค.โ€๋ผ๊ณ  ์ƒ๊ฐํ–ˆ์–ด์š”.
Namun begitu presentasi dimulai, Seoyeon berpikir dalam hati, โ€œKatanya cukup siapkan naskah saja, tapi pembicaranya malah menutup naskahnya sama sekali.โ€
์—ฐ์‚ฌ๋Š” ์ฒญ์ค‘์—๊ฒŒ ์งˆ๋ฌธ์„ ๋˜์ง€๊ณ  ์ž์‹ ์˜ ์–ด๋ฆฐ ์‹œ์ ˆ ์ด์•ผ๊ธฐ๊นŒ์ง€ ์ฆ‰์„์—์„œ ๊บผ๋ƒˆ์–ด์š”.
Pembicara melontarkan pertanyaan kepada hadirin dan bahkan secara spontan menceritakan kisah masa kecilnya.
์„œ์—ฐ ์”จ๋Š” ๋‹นํ™ฉํ–ˆ์ง€๋งŒ ๋‹จ์–ด ํ•˜๋‚˜ํ•˜๋‚˜๋ณด๋‹ค ์ด์•ผ๊ธฐ์˜ ํ๋ฆ„์„ ๋”ฐ๋ผ๊ฐ€๋Š” ๋ฐ ์ง‘์ค‘ํ–ˆ์–ด์š”.
Seoyeon sempat panik, tetapi dia fokus mengikuti alur cerita daripada setiap kata.
๋ฐœํ‘œ๊ฐ€ ๋๋‚œ ๋’ค ์—ฐ์‚ฌ๋Š” ํ†ต์—ญ ๋•๋ถ„์— ์ฒญ์ค‘๊ณผ ์ง„์งœ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ๋‚˜๋ˆˆ ๊ธฐ๋ถ„์ด์—ˆ๋‹ค๋ฉฐ ๊ณ ๋งˆ์›Œํ–ˆ์–ด์š”.
Setelah presentasi selesai, pembicara berterima kasih dan berkata bahwa berkat terjemahannya, dia merasa benar-benar bercakap-cakap dengan hadirin.
์„œ์—ฐ ์”จ๋Š” ๊ทธ๋‚  ์ค€๋น„๋งŒํผ ์ค‘์š”ํ•œ ๊ฒƒ์ด ์ˆœ๊ฐ„์˜ ํŒ๋‹จ๋ ฅ์ด๋ผ๋Š” ์‚ฌ์‹ค์„ ๋ฐฐ์› ์–ด์š”.
Hari itu, Seoyeon belajar bahwa kemampuan menilai situasi saat itu juga sama pentingnya dengan persiapan.
Apa yang dikatakan panitia kepada Seoyeon?
  • Dia menyuruhnya banyak bertanya kepada pembicara.
  • Dia bilang cukup menyiapkan naskah yang diterima. โœ“
  • Dia menyuruhnya menyiapkan cerita masa kecil.
  • Dia bilang dia harus menerjemahkan tanpa naskah.
Mengapa Seoyeon panik?
  • Karena dia tidak menerima naskah sebelumnya.
  • Karena hadirin tidak mendengarkan terjemahannya.
  • Karena pembicara mengatakan hal-hal yang tidak ada di naskah. โœ“
  • Karena pembicara berbicara dalam bahasa Korea.
Apa yang dapat diketahui dari teks ini?
  • Dalam penerjemahan lisan, kemampuan menilai situasi saat itu juga penting. โœ“
  • Penerjemah harus menghafal seluruh naskah.
  • Pembicara membaca naskah apa adanya sampai selesai.
  • Seoyeon berhenti menerjemahkan di tengah jalan.

๐ŸคŸ Kelas Bahasa Isyarat Pertamaku

์ €๋Š” ์ฒญ๊ฐ ์žฅ์• ๊ฐ€ ์žˆ๋Š” ์ด์›ƒ๊ณผ ๋” ์ž˜ ์ด์•ผ๊ธฐํ•˜๊ณ  ์‹ถ์–ด์„œ ๊ตฌ์ฒญ์˜ ์ˆ˜์–ด ๊ต์‹ค์— ๋“ฑ๋กํ–ˆ์–ด์š”.
Saya mendaftar kelas bahasa isyarat di kantor kecamatan karena ingin berbicara lebih baik dengan tetangga saya yang tunarungu.
์ฒซ๋‚  ๊ต์‹ค์— ๋“ค์–ด๊ฐ€์ž ๋‹ด๋‹น ์ง์›์ด ๊ฐ•์‚ฌ๋‹˜์˜ ๋ถ€ํƒ์„ ๋ฏธ๋ฆฌ ์•Œ๋ ค ์ฃผ์—ˆ์–ด์š”.
Pada hari pertama, begitu saya masuk ke kelas, petugas yang bertanggung jawab memberi tahu saya lebih dulu tentang permintaan pengajar.
์ง์›์€ โ€œ๊ฐ•์‚ฌ๋‹˜์ด ์ˆ˜์—… ์ค‘์—๋Š” ๋ชฉ์†Œ๋ฆฌ๋ฅผ ๋‚ด์ง€ ๋ง๊ณ  ์†๊ณผ ํ‘œ์ •์œผ๋กœ๋งŒ ์ด์•ผ๊ธฐํ•˜๋ผ๋”๊ตฐ์š”.โ€๋ผ๊ณ  ํ–ˆ์–ด์š”.
Petugas itu berkata, โ€œKata pengajar, selama kelas jangan bersuara, berbicaralah hanya dengan tangan dan ekspresi wajah.โ€
์ฒ˜์Œ์—๋Š” ๋ง์„ ํ•˜์ง€ ์•Š๊ณ  ์ˆ˜์—…์„ ๋“ฃ๋Š” ๊ฒƒ์ด ์–ด์ƒ‰ํ•˜๊ณ  ๋‹ต๋‹ตํ•˜๊ฒŒ ๋А๊ปด์กŒ์–ด์š”.
Awalnya, mengikuti kelas tanpa berbicara terasa canggung dan menyesakkan.
ํ•˜์ง€๋งŒ ๊ณง ์ˆ˜์–ด์—์„œ๋Š” ํ‘œ์ •์ด ์†๋™์ž‘๋งŒํผ ์ค‘์š”ํ•˜๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์•Œ๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Tetapi saya segera menyadari bahwa dalam bahasa isyarat, ekspresi wajah sama pentingnya dengan gerakan tangan.
๊ฐ™์€ ์†๋™์ž‘์ด๋ผ๋„ ํ‘œ์ •์— ๋”ฐ๋ผ ์งˆ๋ฌธ์ด ๋˜๊ธฐ๋„ ํ•˜๊ณ  ๊ฐํƒ„์ด ๋˜๊ธฐ๋„ ํ–ˆ์–ด์š”.
Gerakan tangan yang sama pun bisa menjadi pertanyaan atau seruan, tergantung ekspresinya.
์„ ๋‹ฌ ๋’ค, ์ €๋Š” ์ฒ˜์Œ์œผ๋กœ ์ด์›ƒ์—๊ฒŒ ์ˆ˜์–ด๋กœ ๋‚ ์”จ ์ด์•ผ๊ธฐ๋ฅผ ํ–ˆ์–ด์š”.
Tiga bulan kemudian, untuk pertama kalinya saya mengobrol tentang cuaca dengan tetangga dalam bahasa isyarat.
์ด์›ƒ์ด ํ™˜ํ•˜๊ฒŒ ์›ƒ์œผ๋ฉฐ ๋‹ตํ•ด ์ฃผ์—ˆ์„ ๋•Œ ๊ทธ๋™์•ˆ์˜ ๋‹ต๋‹ตํ•จ์ด ๋ชจ๋‘ ์‚ฌ๋ผ์กŒ์–ด์š”.
Ketika tetangga saya menjawab sambil tersenyum lebar, semua rasa sesak selama ini pun hilang.
Mengapa penulis mendaftar kelas bahasa isyarat?
  • Karena mulai bekerja di kantor kecamatan.
  • Karena ingin berkomunikasi lebih baik dengan tetangga. โœ“
  • Karena ingin menjadi pengajar bahasa isyarat.
  • Karena petugas menyarankan untuk mendaftar.
Apa yang diminta pengajar untuk dipatuhi selama kelas?
  • Sebisa mungkin tidak membuat ekspresi wajah.
  • Mencatat isi pelajaran.
  • Berbicara tanpa bersuara. โœ“
  • Tidak membuat gerakan tangan yang besar.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Penulis merasa nyaman sejak kelas pertama.
  • Tetangga tidak memahami bahasa isyarat penulis.
  • Penulis bercakap-cakap dengan tetangga setahun kemudian.
  • Dalam bahasa isyarat, ekspresi wajah juga penting untuk menyampaikan makna. โœ“

๐Ÿ˜Š Kakek Belajar Mengirim Pesan

์ผํ”์ด ๋„˜์€ ๋ฏผํ˜ธ ์”จ์˜ ํ• ์•„๋ฒ„์ง€๋Š” ์š”์ฆ˜ ํœด๋Œ€ํฐ ๋ฉ”์‹ ์ €๋ฅผ ๋ฐฐ์šฐ๊ณ  ๊ณ„์„ธ์š”.
Kakek Minho, yang sudah berusia lebih dari tujuh puluh tahun, akhir-akhir ini sedang belajar memakai aplikasi pesan di ponselnya.
์ „์—๋Š” ๋Š˜ ์ „ํ™”๋งŒ ํ•˜์…จ๋Š”๋ฐ, ์†์ฃผ๋“ค์ด ๋ฌธ์ž๋กœ ๋Œ€ํ™”ํ•˜๋Š” ๋ชจ์Šต์„ ๋ณด๊ณ  ๋งˆ์Œ์„ ๋ฐ”๊พธ์…จ์–ด์š”.
Dulu beliau selalu hanya menelepon, tetapi berubah pikiran setelah melihat cucu-cucunya mengobrol lewat pesan.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ํ• ์•„๋ฒ„์ง€์˜ ๋ฌธ์ž๋Š” โ€œ์•Œ์•˜๋‹ค.โ€ ๊ฐ™์€ ์งง์€ ๋ง๋ฟ์ด๋ผ ๊ฐ€์กฑ๋“ค์€ ํ™”๊ฐ€ ๋‚˜์‹  ์ค„ ์˜คํ•ดํ•˜๊ณค ํ–ˆ์–ด์š”.
Namun pesan Kakek hanya berupa kata-kata singkat seperti โ€œYa, tahu.โ€, sehingga keluarga sering salah paham mengira beliau sedang marah.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์†๋…€๊ฐ€ ๋ฌธ์žฅ ๋์— ์›ƒ๋Š” ์–ผ๊ตด ๊ทธ๋ฆผ์„ ํ•˜๋‚˜์”ฉ ๋ถ™์—ฌ ๋ณด์‹œ๋ผ๊ณ  ์•Œ๋ ค ๋“œ๋ ธ์–ด์š”.
Karena itu, cucu perempuannya memberi tahu beliau untuk mencoba menambahkan satu gambar wajah tersenyum di akhir setiap kalimat.
ํ• ์•„๋ฒ„์ง€๋Š” ํ• ๋จธ๋‹ˆ๊ป˜ โ€œ์†๋…€๊ฐ€ ๋ฌธ์ž ๋์— ์ด ์›ƒ๋Š” ์–ผ๊ตด์„ ๊ผญ ๋ถ™์ด๋ผ๋”๊ตฐ.โ€ ํ•˜์‹œ๋ฉฐ ์—ฐ์Šต์„ ์‹œ์ž‘ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Kakek berkata kepada Nenek, โ€œKata cucu kita, di akhir pesan harus selalu ditambahkan wajah tersenyum ini,โ€ lalu mulai berlatih.
์ด์ œ ํ• ์•„๋ฒ„์ง€์˜ ์งง์€ ๋ฌธ์ž์—๋Š” ๋Š˜ ์›ƒ๋Š” ์–ผ๊ตด์ด ๋‘์„ธ ๊ฐœ์”ฉ ๋ถ™์–ด ์žˆ์–ด์š”.
Sekarang, pesan-pesan singkat Kakek selalu disertai dua atau tiga wajah tersenyum.
๊ฐ€์กฑ๋“ค์€ ๋˜‘๊ฐ™์€ ๋ง์ด๋ผ๋„ ๊ทธ๋ฆผ ํ•˜๋‚˜๋กœ ๋А๋‚Œ์ด ์ด๋ ‡๊ฒŒ ๋‹ฌ๋ผ์ง„๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์— ๋†€๋ž์–ด์š”.
Keluarga terkejut bahwa kata-kata yang sama bisa terasa begitu berbeda hanya karena satu gambar.
์š”์ฆ˜ ํ• ์•„๋ฒ„์ง€๋Š” ๊ฐ€์กฑ ๋Œ€ํ™”๋ฐฉ์—์„œ ๋ˆ„๊ตฌ๋ณด๋‹ค ๋จผ์ € ์•„์นจ ์ธ์‚ฌ๋ฅผ ๋ณด๋‚ด์„ธ์š”.
Sekarang, Kakek selalu menjadi yang pertama mengirim ucapan selamat pagi di grup obrolan keluarga.
Mengapa keluarga salah paham terhadap pesan Kakek?
  • Karena pesannya terlalu singkat dan kaku. โœ“
  • Karena pesannya banyak salah ketik.
  • Karena beliau mengirim pesan tengah malam.
  • Karena pesannya terlalu banyak gambar.
Apa yang diajarkan cucu perempuan kepada Kakek?
  • Cara menulis surat sebagai ganti menelepon.
  • Cara membuat grup obrolan keluarga.
  • Cara menambahkan wajah tersenyum di akhir kalimat. โœ“
  • Cara menulis pesan yang lebih panjang.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Kakek sampai sekarang masih hanya menelepon.
  • Akhir-akhir ini Kakek yang lebih dulu mengirim ucapan selamat pagi. โœ“
  • Nenek mengajari Kakek memakai aplikasi pesan.
  • Keluarga tidak suka gambar-gambar Kakek.

๐ŸŽค Pelan-Pelan Saat Ujian Berbicara

์ง€์ˆ˜ ์”จ๋Š” ๊ตํ™˜ ํ•™์ƒ ์„ ๋ฐœ์„ ์œ„ํ•œ ์˜์–ด ๋งํ•˜๊ธฐ ๋ฉด์ ‘์„ ์•ž๋‘๊ณ  ์žˆ์—ˆ์–ด์š”.
Jisoo akan menghadapi wawancara berbicara bahasa Inggris untuk seleksi mahasiswa pertukaran.
๊ธด์žฅํ•˜๋ฉด ๋ง์ด ๋นจ๋ผ์ง€๋Š” ๋ฒ„๋ฆ‡์ด ์žˆ์–ด์„œ ์˜ค๋น ์—๊ฒŒ ์—ฐ์Šต ์ƒ๋Œ€๊ฐ€ ๋˜์–ด ๋‹ฌ๋ผ๊ณ  ๋ถ€ํƒํ–ˆ์–ด์š”.
Karena punya kebiasaan bicara cepat saat gugup, dia meminta kakak laki-lakinya menjadi teman latihannya.
์˜ค๋น ๋Š” ์งˆ๋ฌธ์„ ํ•˜๋‚˜์”ฉ ๋˜์ง€๋ฉฐ ๋Œ€๋‹ต์„ ํœด๋Œ€ํฐ์œผ๋กœ ๋…น์Œํ•ด ์ฃผ์—ˆ์–ด์š”.
Kakaknya mengajukan pertanyaan satu per satu dan merekam jawabannya dengan ponsel.
์ง€์ˆ˜ ์”จ๊ฐ€ ๋˜ ์‰ฌ์ง€ ์•Š๊ณ  ๋ง์„ ์Ÿ์•„ ๋‚ด์ž ์˜ค๋น ๋Š” โ€œ์ฒœ์ฒœํžˆ ๋˜๋ฐ•๋˜๋ฐ• ๋งํ•˜๋ผ๋‹ˆ๊นŒ๋Š”!โ€ ํ•˜๊ณ  ์™ธ์ณค์–ด์š”.
Ketika Jisoo lagi-lagi bicara nonstop tanpa jeda, kakaknya berteriak, โ€œSudah kubilang bicara pelan-pelan dan jelas!โ€
๋…น์Œ์„ ๋‹ค์‹œ ๋“ค์–ด ๋ณด๋‹ˆ ์ž๊ธฐ ๋ง์ธ๋ฐ๋„ ๋ฌด์Šจ ๋œป์ธ์ง€ ์•Œ์•„๋“ฃ๊ธฐ ์–ด๋ ค์› ์–ด์š”.
Saat mendengarkan rekamannya lagi, dia sulit memahami maksudnya meskipun itu ucapannya sendiri.
๊ทธ๋‚ ๋ถ€ํ„ฐ ์ง€์ˆ˜ ์”จ๋Š” ๋ฌธ์žฅ ์‚ฌ์ด์— ์ˆจ์„ ํ•œ ๋ฒˆ ์‰ฌ๊ณ  ์ค‘์š”ํ•œ ๋‹จ์–ด๋Š” ํž˜์ฃผ์–ด ๋งํ•˜๋Š” ์—ฐ์Šต์„ ํ–ˆ์–ด์š”.
Sejak hari itu, Jisoo berlatih menarik napas sekali di antara kalimat dan menekankan kata-kata penting.
๋ฉด์ ‘ ๋‚  ์‹ฌ์‚ฌ ์œ„์›์€ ๋ง์ด ๋ถ„๋ช…ํ•˜๊ณ  ์ฐจ๋ถ„ํ•ด์„œ ๋“ฃ๊ธฐ ํŽธํ–ˆ๋‹ค๊ณ  ์นญ์ฐฌํ–ˆ์–ด์š”.
Pada hari wawancara, penguji memujinya karena bicaranya jelas dan tenang sehingga enak didengar.
์ง€์ˆ˜ ์”จ๋Š” ํ•ฉ๊ฒฉ ์†Œ์‹์„ ๋“ฃ์ž๋งˆ์ž ์˜ค๋น ์—๊ฒŒ ์ œ์ผ ๋จผ์ € ๊ณ ๋ง™๋‹ค๋Š” ๋ฌธ์ž๋ฅผ ๋ณด๋ƒˆ์–ด์š”.
Begitu mendengar kabar kelulusannya, Jisoo langsung mengirim pesan terima kasih kepada kakaknya lebih dulu dari siapa pun.
Apa yang diminta Jisoo kepada kakaknya?
  • Menuliskan naskah bahasa Inggris untuknya.
  • Menemaninya pergi ke tempat wawancara.
  • Menyiapkan dokumen pertukaran pelajarnya.
  • Menjadi teman latihan wawancaranya. โœ“
Mengapa kakaknya berteriak?
  • Karena Jisoo lagi-lagi bicara terlalu cepat. โœ“
  • Karena Jisoo tidak menjawab pertanyaannya.
  • Karena rekamannya tidak berjalan dengan baik.
  • Karena Jisoo menjawab dalam bahasa Korea.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Penguji berkata bahwa Jisoo bicara cepat.
  • Jisoo akhirnya gagal dalam wawancara.
  • Kakaknya mencatat jawaban Jisoo di buku catatan.
  • Jisoo menyadari masalahnya setelah mendengarkan rekaman. โœ“

๐Ÿ“Š Presentasi dalam Bahasa Inggris

๋ฌด์—ญ ํšŒ์‚ฌ์— ๋‹ค๋‹ˆ๋Š” ์ค€ํ˜ธ ์”จ๋Š” ์˜์–ด ํšŒํ™”์— ๋Š˜ ์ž์‹ ์ด ์—†์—ˆ์–ด์š”.
Junho, yang bekerja di perusahaan perdagangan, selalu tidak percaya diri dalam percakapan bahasa Inggris.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ๋‹ค์Œ ๋‹ฌ ํ•ด์™ธ ๊ฑฐ๋ž˜์ฒ˜ ํšŒ์˜์—์„œ ์‹ ์ œํ’ˆ ๋ฐœํ‘œ๋ฅผ ๋งก๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Namun, dia ditugaskan mempresentasikan produk baru dalam rapat dengan klien luar negeri bulan depan.
์ฒ˜์Œ์—๋Š” ํ†ต์—ญ์„ ๋ถ€ํƒํ•˜๋ ค๊ณ  ํ–ˆ์ง€๋งŒ ํŒ€์žฅ๋‹˜์€ ์ง์ ‘ ์˜์–ด๋กœ ๋ฐœํ‘œํ•ด ๋ณด๋ผ๊ณ  ๊ถŒํ•˜์…จ์–ด์š”.
Awalnya dia ingin meminta penerjemah, tetapi ketua timnya menyarankan agar dia mencoba presentasi sendiri dalam bahasa Inggris.
ํŒ€์žฅ๋‹˜์ด ์ด๋ฒˆ ๊ธฐํšŒ์— ๊ผญ ์ง์ ‘ ํ•ด ๋ณด๋ผ๋Š”๋ฐ์•ผ ์ค€ํ˜ธ ์”จ๋„ ๋” ์ด์ƒ ๊ฑฐ์ ˆํ•  ์ˆ˜ ์—†์—ˆ์–ด์š”.
Karena ketua timnya bilang dia harus mencoba sendiri kali ini, Junho pun tidak bisa menolak lagi.
๊ทธ๋Š” ๋งค์ผ ์ถœ๊ทผ ์ „์— ๋ฐœํ‘œ ์›๊ณ ๋ฅผ ์†Œ๋ฆฌ ๋‚ด์–ด ์ฝ๊ณ  ๋™๋ฃŒ๋“ค ์•ž์—์„œ๋„ ์—ฐ์Šตํ–ˆ์–ด์š”.
Setiap hari sebelum berangkat kerja, dia membaca naskah presentasinya dengan suara keras dan juga berlatih di depan rekan-rekannya.
์™„๋ฒฝํ•œ ๋ฌธ์žฅ๋ณด๋‹ค ์งง๊ณ  ๋ถ„๋ช…ํ•œ ๋ฌธ์žฅ์ด ํ›จ์”ฌ ํšจ๊ณผ์ ์ด๋ผ๋Š” ๊ฒƒ๋„ ์•Œ๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Dia juga menyadari bahwa kalimat yang pendek dan jelas jauh lebih efektif daripada kalimat yang sempurna.
๋ฐœํ‘œ ๋‹น์ผ ๋ช‡ ๋ฒˆ ๋ง์ด ๋ง‰ํ˜”์ง€๋งŒ ๊ฑฐ๋ž˜์ฒ˜ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์€ ๋๊นŒ์ง€ ๊ท€ ๊ธฐ์šธ์—ฌ ๋“ค์–ด ์ฃผ์—ˆ์–ด์š”.
Pada hari presentasi, dia beberapa kali tersendat, tetapi para klien mendengarkan dengan saksama sampai akhir.
๊ทธ ๊ฒฝํ—˜ ๋•๋ถ„์— ์ค€ํ˜ธ ์”จ๋Š” ์™ธ๊ตญ์–ด๋Š” ํ‹€๋ฆฌ๋ฉด์„œ ๋А๋Š” ๊ฒƒ์ด๋ผ๊ณ  ๋ฏฟ๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Berkat pengalaman itu, Junho jadi percaya bahwa kemampuan bahasa asing meningkat sambil berbuat salah.
Apa yang awalnya ingin dilakukan Junho?
  • Menyerahkan presentasi kepada rekan kerja.
  • Meminta penerjemah. โœ“
  • Menunda tanggal rapat.
  • Mendaftar di tempat kursus bahasa Inggris.
Mengapa Junho tidak bisa menolak untuk presentasi sendiri?
  • Karena tidak ada yang bisa menerjemahkan di perusahaan.
  • Karena klien menginginkan Junho.
  • Karena ketua tim menyarankannya untuk melakukannya sendiri. โœ“
  • Karena dia percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggrisnya.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Junho beberapa kali tersendat saat presentasi. โœ“
  • Junho merasa kalimat panjang lebih efektif.
  • Para klien meninggalkan tempat di tengah presentasi.
  • Junho hanya berlatih presentasi sepulang kerja.

๐Ÿ“ž Logat Kampung Halaman di Telepon

๋ถ€์‚ฐ์—์„œ ์ž๋ž€ ํƒœ์œค ์”จ๋Š” ์˜ฌ๋ด„ ์„œ์šธ์˜ ํ•œ ๊ณ ๊ฐ ์ƒ๋‹ด ์„ผํ„ฐ์— ์ทจ์งํ–ˆ์–ด์š”.
Taeyun, yang dibesarkan di Busan, musim semi ini mendapat pekerjaan di sebuah pusat layanan pelanggan di Seoul.
์ฒซ ์ฃผ์— ์„ ๋ฐฐ๋Š” ์ „ํ™” ์ƒ๋‹ด์„ ํ•  ๋•Œ๋Š” ์‚ฌํˆฌ๋ฆฌ๋ฅผ ์“ฐ์ง€ ๋ง๊ณ  ํ‘œ์ค€์–ด๋กœ ๋งํ•˜๋ผ๊ณ  ์—ฌ๋Ÿฌ ๋ฒˆ ๊ฐ•์กฐํ–ˆ์–ด์š”.
Pada minggu pertama, seniornya berkali-kali menekankan bahwa saat melayani telepon, dia tidak boleh memakai dialek dan harus berbicara bahasa baku.
ํƒœ์œค ์”จ๋Š” ํ‡ด๊ทผ๊ธธ์— โ€œ๊ณ ํ–ฅ ๋งํˆฌ๊ฐ€ ๋ญ๊ฐ€ ์–ด๋•Œ์„œ ์ž๊พธ ํ‘œ์ค€์–ด๋กœ๋งŒ ๋งํ•˜๋ผ๋‚จ.โ€ ํ•˜๊ณ  ํ˜ผ์ž ์ค‘์–ผ๊ฑฐ๋ ธ์–ด์š”.
Dalam perjalanan pulang kerja, Taeyun bergumam sendiri, โ€œMemangnya kenapa dengan logat kampungku, sampai terus disuruh bicara bahasa baku saja?โ€
๊ทธ๋ž˜๋„ ๊ทธ๋Š” ์–ต์–‘์„ ๊ณ ์น˜๋ ค๊ณ  ๋งค์ผ ๋ฐค ๋‰ด์Šค๋ฅผ ๋”ฐ๋ผ ์ฝ์œผ๋ฉฐ ์—ฐ์Šตํ–ˆ์–ด์š”.
Meski begitu, untuk memperbaiki intonasinya, setiap malam dia berlatih dengan membaca mengikuti berita.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์–ด๋А ๋‚  ๋‚˜์ด๊ฐ€ ์ง€๊ธ‹ํ•œ ๊ณ ๊ฐ ํ•œ ๋ถ„์ด ํƒœ์œค ์”จ์˜ ๋งํˆฌ๋ฅผ ๋“ฃ๊ณ  ๋ฐ˜๊ฐ€์›Œํ•˜๋ฉฐ ๊ณ ํ–ฅ์ด ์–ด๋””๋ƒ๊ณ  ๋ฌผ์—ˆ์–ด์š”.
Lalu suatu hari, seorang pelanggan lanjut usia mendengar logat Taeyun, tampak senang, dan bertanya dari mana asalnya.
์•Œ๊ณ  ๋ณด๋‹ˆ ๊ทธ ๊ณ ๊ฐ๋„ ๋ถ€์‚ฐ ์ถœ์‹ ์ด๋ผ ๋‘ ์‚ฌ๋žŒ์€ ๊ธˆ์„ธ ํŽธ์•ˆํ•˜๊ฒŒ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ๋‚˜๋ˆด์–ด์š”.
Ternyata pelanggan itu juga berasal dari Busan, sehingga keduanya segera mengobrol dengan santai.
๊ทธ ์ผ์„ ์ „ํ•ด ๋“ค์€ ์„ ๋ฐฐ๋„ ํ‘œ์ค€์–ด๊ฐ€ ๊ธฐ๋ณธ์ด์ง€๋งŒ ์นœ๊ทผํ•œ ๋งํˆฌ๊ฐ€ ๋„์›€์ด ๋  ๋•Œ๋„ ์žˆ๋‹ค๊ณ  ์ธ์ •ํ–ˆ์–ด์š”.
Setelah mendengar kejadian itu, seniornya pun mengakui bahwa bahasa baku memang dasarnya, tetapi logat yang akrab kadang bisa membantu.
์ด์ œ ํƒœ์œค ์”จ๋Š” ์ƒํ™ฉ์— ๋”ฐ๋ผ ๋‘ ๊ฐ€์ง€ ๋งํˆฌ๋ฅผ ์ž์—ฐ์Šค๋Ÿฝ๊ฒŒ ์˜ค๊ฐ€๋ฉฐ ์ƒ๋‹ด์„ ํ•ด์š”.
Sekarang Taeyun melayani pelanggan dengan beralih secara alami di antara dua cara bicara sesuai situasi.
Apa yang diminta senior kepada Taeyun?
  • Menonton berita setiap malam.
  • Berbicara bahasa baku saat melayani. โœ“
  • Menanyakan asal pelanggan.
  • Mengajari rekan kerja dialek.
Mengapa percakapan dengan pelanggan lanjut usia itu menjadi santai?
  • Karena Taeyun berbicara bahasa baku dengan sempurna.
  • Karena senior membantu percakapan di sebelahnya.
  • Karena keduanya berasal dari kampung halaman yang sama. โœ“
  • Karena pelanggan itu sudah mengenal Taeyun sebelumnya.
Manakah yang sesuai dengan isi teks?
  • Taeyun meninggalkan dialeknya setelah mendengar kata-kata senior.
  • Senior sampai akhir tidak menerima dialek.
  • Taeyun dibesarkan di Seoul dan bekerja di Busan.
  • Sekarang Taeyun mengubah cara bicaranya sesuai situasi. โœ“

๐Ÿ“– Murid yang Menghafal Seluruh Kamus

ํ•œ๊ตญ์–ด ๊ต์‚ฌ์ธ ์€์ • ์”จ์˜ ๋ฐ˜์—๋Š” ๋ˆ„๊ตฌ๋ณด๋‹ค ์—ด์‹ฌํžˆ ๊ณต๋ถ€ํ•˜๋Š” ํ•™์ƒ์ด ํ•œ ๋ช… ์žˆ์–ด์š”.
Di kelas Eunjeong, seorang guru bahasa Korea, ada satu murid yang belajar lebih giat daripada siapa pun.
์–ด๋А ๋‚  ์€์ • ์”จ๋Š” ์ƒˆ ๋‹จ์–ด๋ฅผ ๋‚ ๋งˆ๋‹ค ์กฐ๊ธˆ์”ฉ ์™ธ์›Œ ์˜ค๋ผ๋Š” ์ˆ™์ œ๋ฅผ ๋ƒˆ์–ด์š”.
Suatu hari, Eunjeong memberi PR untuk menghafal beberapa kata baru setiap hari.
์ผ์ฃผ์ผ ๋’ค ๊ทธ ํ•™์ƒ์€ ์‚ฌ์ „ ์ฒซ ์žฅ๋ถ€ํ„ฐ ๋‹จ์–ด๋ฅผ ์‚ผ๋ฐฑ ๊ฐœ ๋„˜๊ฒŒ ์™ธ์› ๋‹ค๋ฉฐ ๋ฟŒ๋“ฏํ•ดํ–ˆ์–ด์š”.
Seminggu kemudian, murid itu dengan bangga berkata bahwa ia sudah menghafal lebih dari tiga ratus kata mulai dari halaman pertama kamus.
ํ•˜์ง€๋งŒ ๋ง‰์ƒ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ํ•ด ๋ณด๋‹ˆ ๊ทธ ๋‹จ์–ด๋“ค์„ ๋ฌธ์žฅ ์†์—์„œ ์“ฐ์ง€๋Š” ๋ชปํ–ˆ์–ด์š”.
Namun, saat benar-benar bercakap-cakap, ia tidak bisa memakai kata-kata itu dalam kalimat.
์€์ • ์”จ๋Š” ์›ƒ์œผ๋ฉฐ โ€œ์‚ฌ์ „์„ ์ฒ˜์Œ๋ถ€ํ„ฐ ์ˆœ์„œ๋Œ€๋กœ ์™ธ์šฐ๋ผ๊ณค ์•ˆ ํ–ˆ์–ด์š”.โ€๋ผ๊ณ  ๋งํ–ˆ์–ด์š”.
Eunjeong tersenyum dan berkata, โ€œSaya tidak pernah menyuruhmu menghafal kamus berurutan dari awal.โ€
๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๋‹จ์–ด๋Š” ์˜ˆ๋ฌธ๊ณผ ํ•จ๊ป˜ ์‹ค์ œ๋กœ ์“ธ ์ƒํ™ฉ์„ ๋– ์˜ฌ๋ฆฌ๋ฉฐ ์™ธ์›Œ์•ผ ์˜ค๋ž˜ ๋‚จ๋Š”๋‹ค๊ณ  ์„ค๋ช…ํ–ˆ์–ด์š”.
Lalu ia menjelaskan bahwa kata-kata akan lebih lama diingat jika dihafal bersama contoh kalimat sambil membayangkan situasi nyata saat memakainya.
๊ทธ ํ•™์ƒ์€ ๊ทธ ํ›„ ํ•˜๋ฃจ์— ๋‹ค์„ฏ ๋‹จ์–ด์”ฉ ๊ณจ๋ผ ์ง์ ‘ ๋ฌธ์žฅ์„ ๋งŒ๋“ค์–ด ๋ณด๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š”.
Setelah itu, murid tersebut mulai memilih lima kata setiap hari dan mencoba membuat kalimat sendiri.
์™ธ์šด ๋‹จ์–ด ์ˆ˜๋Š” ์ค„์—ˆ์ง€๋งŒ ํ•œ ๋‹ฌ ๋’ค์—๋Š” ๋Œ€ํ™”์—์„œ ์“ฐ๋Š” ํ‘œํ˜„์ด ๋ˆˆ์— ๋„๊ฒŒ ๋Š˜์—ˆ์–ด์š”.
Jumlah kata yang dihafal memang berkurang, tetapi sebulan kemudian ungkapan yang ia pakai dalam percakapan bertambah dengan jelas.
Apa PR yang diberikan Eunjeong?
  • Menghafal sedikit kata baru setiap hari. โœ“
  • Membaca kamus dari awal sampai akhir.
  • Menulis karangan dengan tiga ratus kata.
  • Bercakap-cakap dengan teman setiap hari.
Apa cara belajar kosakata yang baik yang dijelaskan Eunjeong?
  • Menghafal semua kata tanpa terlewat sesuai urutan kamus.
  • Menghafal sebanyak mungkin kata setiap hari.
  • Menghafal bersama contoh kalimat sambil membayangkan situasi pemakaiannya. โœ“
  • Melewati kata yang tidak diketahui artinya.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Murid itu menghafal semua kata di kamus.
  • Awalnya, murid itu tidak bisa memakai kata yang dihafalnya dalam percakapan. โœ“
  • Eunjeong sangat memuji cara belajar murid itu.
  • Murid itu berhenti berlatih percakapan dan hanya menghafal kata.

๐Ÿ“ฑ PR dan Aplikasi Penerjemah

๊ณ ๋“ฑํ•™๊ต์—์„œ ์ผ๋ณธ์–ด๋ฅผ ๊ฐ€๋ฅด์น˜๋Š” ํ˜„์šฐ ์”จ๋Š” ์š”์ฆ˜ ์ˆ™์ œ๋ฅผ ๊ฒ€์‚ฌํ•˜๋‹ค๊ฐ€ ์ด์ƒํ•œ ์ ์„ ๋ฐœ๊ฒฌํ–ˆ์–ด์š”.
Hyunwoo, yang mengajar bahasa Jepang di sebuah SMA, belakangan ini menemukan hal aneh saat memeriksa PR.
ํ‰์†Œ ์งง์€ ๋ฌธ์žฅ๋„ ์–ด๋ ค์›Œํ•˜๋˜ ํ•™์ƒ๋“ค์ด ๊ฐ‘์ž๊ธฐ ์•„์ฃผ ์–ด๋ ค์šด ํ‘œํ˜„์„ ์“ฐ๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ•œ ๊ฑฐ์˜ˆ์š”.
Murid-murid yang biasanya kesulitan bahkan dengan kalimat pendek tiba-tiba mulai memakai ungkapan yang sangat sulit.
์•Œ๊ณ  ๋ณด๋‹ˆ ๋งŽ์€ ํ•™์ƒ์ด ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ๊ธ€์„ ์“ด ๋’ค ๋ฒˆ์—ญ ์•ฑ์— ๋„ฃ์–ด ๊ทธ๋Œ€๋กœ ์˜ฎ๊ฒจ ์ ์€ ๊ฑฐ์˜€์–ด์š”.
Ternyata banyak murid menulis dalam bahasa Korea, memasukkannya ke aplikasi penerjemah, lalu menyalin hasilnya apa adanya.
ํ˜„์šฐ ์”จ๋Š” ์ˆ˜์—… ์‹œ๊ฐ„์— โ€œ๋ฒˆ์—ญ ์•ฑ์€ ํ™•์ธํ•  ๋•Œ ์“ฐ๋ผ๊ณ  ํ–ˆ์ง€, ์ˆ™์ œ๋ฅผ ๋Œ€์‹  ์‹œํ‚ค๋ผ๊ณ ๋Š” ์•ˆ ํ–ˆ์–ด์š”.โ€๋ผ๊ณ  ๋งํ–ˆ์–ด์š”.
Di kelas, Hyunwoo berkata, โ€œSaya bilang aplikasi penerjemah dipakai untuk mengecek, bukan untuk mengerjakan PR kalian.โ€
๊ทธ ๋Œ€์‹  ๋จผ์ € ์ž๊ธฐ ํž˜์œผ๋กœ ๋ฌธ์žฅ์„ ์“ฐ๊ณ  ๋ฒˆ์—ญ ์•ฑ๊ณผ ๋น„๊ตํ•ด ๋ณด๋Š” ์ƒˆ๋กœ์šด ์ˆ™์ œ๋ฅผ ๋ƒˆ์–ด์š”.
Sebagai gantinya, ia memberi PR baru: menulis kalimat dengan kemampuan sendiri lebih dulu, lalu membandingkannya dengan aplikasi penerjemah.
ํ•™์ƒ๋“ค์€ ์ž๊ธฐ ๋ฌธ์žฅ๊ณผ ์•ฑ์˜ ๋ฌธ์žฅ์ด ์–ด๋””์„œ ์™œ ๋‹ค๋ฅธ์ง€ ์ฐพ์œผ๋ฉฐ ๋ฌธ๋ฒ•์„ ์Šค์Šค๋กœ ๋”ฐ์ ธ ๋ณด์•˜์–ด์š”.
Murid-murid menelaah tata bahasa sendiri sambil mencari di mana dan mengapa kalimat mereka berbeda dari kalimat aplikasi.
๋ช‡ ์ฃผ๊ฐ€ ์ง€๋‚˜์ž ํ•™์ƒ๋“ค์˜ ๊ธ€์€ ์กฐ๊ธˆ ์„œํˆด๋Ÿฌ๋„ ํ›จ์”ฌ ์ž๊ธฐ ๋ชฉ์†Œ๋ฆฌ์— ๊ฐ€๊นŒ์›Œ์กŒ์–ด์š”.
Setelah beberapa minggu, tulisan murid-murid, meski masih agak kaku, menjadi jauh lebih dekat dengan suara mereka sendiri.
ํ˜„์šฐ ์”จ๋Š” ๋„๊ตฌ๋ฅผ ๊ธˆ์ง€ํ•˜๊ธฐ๋ณด๋‹ค ์˜ฌ๋ฐ”๋ฅด๊ฒŒ ์“ฐ๋Š” ๋ฒ•์„ ๊ฐ€๋ฅด์น˜๋Š” ๊ฒƒ์ด ์ค‘์š”ํ•˜๋‹ค๊ณ  ์ƒ๊ฐํ•ด์š”.
Hyunwoo berpendapat bahwa mengajarkan cara memakai alat dengan benar lebih penting daripada melarangnya.
Hal aneh apa yang ditemukan Hyunwoo dalam PR?
  • Murid-murid sama sekali tidak mengumpulkan PR.
  • Murid-murid terlambat mengumpulkan PR.
  • Murid-murid menulis kalimat yang sama berkali-kali.
  • Murid-murid tiba-tiba memakai ungkapan yang sulit. โœ“
Bagaimana cara mengerjakan PR baru dari Hyunwoo?
  • Membandingkan kalimat buatan sendiri dengan aplikasi penerjemah. โœ“
  • Menghafal kalimat dari aplikasi penerjemah apa adanya.
  • Hanya memakai kamus tanpa aplikasi penerjemah.
  • Saling memperbaiki kalimat teman.
Apa gagasan utama bacaan ini?
  • Aplikasi penerjemah harus dilarang di kelas.
  • PR sebaiknya diberikan sesingkat mungkin.
  • Harus menghafal banyak ungkapan sulit.
  • Harus diajarkan cara memakai alat dengan benar. โœ“

๐Ÿ’ฌ Tetap Menjawab dalam Bahasa Korea

์ €๋Š” ๋ฉ•์‹œ์ฝ”์—์„œ ์˜จ ์œ ํ•™์ƒ์ด๊ณ , ํ•œ๊ตญ์— ์˜จ ์ง€ ์ด์ œ ์ผ ๋…„์ด ๋์–ด์š”.
Saya mahasiswa asing dari Meksiko, dan sekarang sudah setahun sejak saya datang ke Korea.
์ฒ˜์Œ์—๋Š” ํ•œ๊ตญ ์นœ๊ตฌ๋“ค์ด ์ €๋ฅผ ๋ฐฐ๋ คํ•ด์„œ ์˜์–ด๋กœ ๋ง์„ ๊ฑธ์–ด ์ฃผ๋Š” ๊ฒฝ์šฐ๊ฐ€ ๋งŽ์•˜์–ด์š”.
Awalnya, karena perhatian kepada saya, teman-teman Korea sering mengajak saya bicara dalam bahasa Inggris.
๊ณ ๋งˆ์šด ์ผ์ด์—ˆ์ง€๋งŒ ๊ทธ๋Ÿฌ๋‹ค ๋ณด๋‹ˆ ์ œ ํ•œ๊ตญ์–ด๋Š” ์ข€์ฒ˜๋Ÿผ ๋Š˜์ง€ ์•Š์•˜์–ด์š”.
Saya berterima kasih, tetapi karena itu bahasa Korea saya tidak kunjung berkembang.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์š”์ฆ˜์€ ์นœ๊ตฌ๋“ค์ด ์˜์–ด๋กœ ํŽธํ•˜๊ฒŒ ์ด์•ผ๊ธฐํ•˜์žฌ๋„ ์ €๋Š” ๋๊นŒ์ง€ ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ๋Œ€๋‹ตํ•ด์š”.
Karena itu, belakangan ini meski teman-teman mengajak bicara santai dalam bahasa Inggris, saya tetap menjawab dalam bahasa Korea sampai akhir.
์ œ ๋Œ€๋‹ต์€ ๋А๋ฆฌ๊ณ  ํ‹€๋ฆด ๋•Œ๋„ ๋งŽ์ง€๋งŒ ์นœ๊ตฌ๋“ค์€ ์ด์ œ ๊ธฐ๋‹ค๋ ค ์ฃผ๊ณ  ํ‹€๋ฆฐ ๊ณณ์„ ์•Œ๋ ค ์ค˜์š”.
Jawaban saya lambat dan sering salah, tetapi kini teman-teman mau menunggu dan memberi tahu bagian yang salah.
๊ฐ€๋”์€ ์นœ๊ตฌ๋“ค์ด ์ œ๊ฒŒ ์ŠคํŽ˜์ธ์–ด ํ‘œํ˜„์„ ๋ฌผ์–ด๋ด์„œ ์„œ๋กœ ๊ฐ€๋ฅด์ณ ์ฃผ๊ธฐ๋„ ํ•ด์š”.
Kadang teman-teman bertanya kepada saya tentang ungkapan bahasa Spanyol, jadi kami saling mengajari.
์ง€๋‚œ์ฃผ์—๋Š” ์ฒ˜์Œ์œผ๋กœ ์นœ๊ตฌ๋“ค๊ณผ ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ๋งŒ ๋ฐค๋Šฆ๊ฒŒ๊นŒ์ง€ ์ˆ˜๋‹ค๋ฅผ ๋–จ์—ˆ์–ด์š”.
Minggu lalu, untuk pertama kalinya saya mengobrol dengan teman-teman sampai larut malam hanya dalam bahasa Korea.
๋ถˆํŽธํ•จ์„ ์กฐ๊ธˆ ๊ฒฌ๋ŽŒ์•ผ ๋ง์ด ๋Š”๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์ €๋Š” ๋ชธ์œผ๋กœ ๋ฐฐ์› ์–ด์š”.
Saya belajar langsung dari pengalaman bahwa kita harus menahan sedikit rasa tidak nyaman agar kemampuan bahasa meningkat.
Mengapa bahasa Korea penulis awalnya tidak banyak berkembang?
  • Karena hampir tidak punya teman orang Korea.
  • Karena teman-teman lebih sering mengajaknya bicara dalam bahasa Inggris. โœ“
  • Karena terlalu banyak kelas bahasa Spanyol.
  • Karena tidak mengikuti kelas bahasa Korea.
Bagaimana penulis berbicara dengan teman-temannya belakangan ini?
  • Menjawab teman-teman hanya dalam bahasa Inggris.
  • Menjawab dalam bahasa Spanyol lalu menjelaskan artinya.
  • Menjawab dalam bahasa Korea meski teman-teman memakai bahasa Inggris. โœ“
  • Tidak menjawab dan hanya mendengarkan diam-diam.
Apa yang paling ingin disampaikan penulis?
  • Kemampuan bahasa asing meningkat jika kita mau menahan rasa tidak nyaman. โœ“
  • Kita harus mengajak orang asing bicara dalam bahasa Inggris.
  • Dengan teman, lebih nyaman berbicara dalam bahasa ibu.
  • Yang paling penting adalah berbicara tanpa salah.

๐ŸŽถ Lagu untuk Hari Wisuda

์ €๋Š” ํ•œ๊ตญ์–ด ๊ต์œก์›์—์„œ ์ผ ๋…„ ๊ณผ์ •์„ ๋งˆ์น˜๊ณ  ๋‹ค์Œ ์ฃผ ์ˆ˜๋ฃŒ์‹์„ ์•ž๋‘๊ณ  ์žˆ์–ด์š”.
Saya sudah menyelesaikan program satu tahun di lembaga pendidikan bahasa Korea, dan upacara kelulusannya minggu depan.
์šฐ๋ฆฌ ๋ฐ˜ ํ•™์ƒ๋“ค์€ ์„ ์ƒ๋‹˜๋“ค๊ป˜ ๊ฐ์‚ฌ์˜ ๋งˆ์Œ์„ ์ „ํ•  ํŠน๋ณ„ํ•œ ๋ฐฉ๋ฒ•์„ ๊ณ ๋ฏผํ–ˆ์–ด์š”.
Murid-murid di kelas saya memikirkan cara istimewa untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru.
์—ฌ๋Ÿฌ ์˜๊ฒฌ์ด ๋‚˜์™”์ง€๋งŒ ๊ฒฐ๊ตญ ๋ชจ๋‘ ํ•จ๊ป˜ ํ•œ๊ตญ ๋…ธ๋ž˜๋ฅผ ๋ถˆ๋Ÿฌ ๋“œ๋ฆฌ์ž๋Š” ๋ฐ ๋œป์ด ๋ชจ์˜€์–ด์š”.
Banyak usul muncul, tetapi akhirnya semua sepakat untuk bersama-sama menyanyikan lagu Korea bagi mereka.
๋ฐ˜ ๋Œ€ํ‘œ์ธ ์ œ๊ฐ€ ์ด ์ œ์•ˆ์„ ์›์žฅ๋‹˜๊ป˜ ์ „ํ•˜๋Ÿฌ ์›์žฅ์‹ค์— ์ฐพ์•„๊ฐ”์–ด์š”.
Sebagai ketua kelas, saya pergi ke ruang direktur untuk menyampaikan usul ini.
์ €๋Š” ์กฐ๊ธˆ ๊ธด์žฅํ•œ ๋ชฉ์†Œ๋ฆฌ๋กœ โ€œ์ €ํฌ ๋ฐ˜ ํ•™์ƒ๋“ค์ด ์ˆ˜๋ฃŒ์‹์—์„œ ์„ ์ƒ๋‹˜๋“ค๊ป˜ ๋…ธ๋ž˜๋ฅผ ๋ถˆ๋Ÿฌ ๋“œ๋ฆฌ์žก๋‹ˆ๋‹ค.โ€๋ผ๊ณ  ๋ง์”€๋“œ๋ ธ์–ด์š”.
Dengan suara agak gugup, saya berkata, โ€œMurid-murid kelas kami mengusulkan untuk menyanyikan lagu bagi para guru di upacara kelulusan.โ€
์›์žฅ๋‹˜์€ ํ™˜ํ•˜๊ฒŒ ์›ƒ์œผ์‹œ๋ฉฐ ์—ฐ์Šตํ•  ๊ต์‹ค๊นŒ์ง€ ๋”ฐ๋กœ ๋งˆ๋ จํ•ด ์ฃผ์…จ์–ด์š”.
Direktur tersenyum lebar dan bahkan menyediakan ruang kelas khusus untuk kami berlatih.
์ˆ˜๋ฃŒ์‹ ๋‚  ์šฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ์„œํˆฐ ๋ฐœ์Œ์œผ๋กœ ๋…ธ๋ž˜๋ฅผ ๋ถ€๋ฅด์ž ๋ช‡๋ช‡ ์„ ์ƒ๋‹˜์€ ๋ˆˆ๋ฌผ์„ ํ˜๋ฆฌ์…จ์–ด์š”.
Pada hari upacara, saat kami bernyanyi dengan pelafalan yang masih kaku, beberapa guru meneteskan air mata.
๊ฐ€์‚ฌ ํ•œ ์ค„ ํ•œ ์ค„์— ์ผ ๋…„ ๋™์•ˆ์˜ ๊ณ ๋งˆ์›€์„ ๋‹ด์„ ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์„œ ์ •๋ง ๋ฟŒ๋“ฏํ–ˆ์–ด์š”.
Saya sungguh bangga karena bisa menuangkan rasa terima kasih selama setahun ke dalam setiap baris lirik.
Mengapa penulis pergi ke ruang direktur?
  • Untuk memastikan tanggal upacara.
  • Untuk menyampaikan usul teman-teman sekelas. โœ“
  • Untuk menanyakan lirik lagu.
  • Untuk memberikan hadiah kepada guru.
Apa yang dilakukan direktur setelah mendengar usul itu?
  • Menyuruh mereka menulis surat sebagai ganti bernyanyi.
  • Mengajari pelafalan secara langsung.
  • Menyediakan ruang kelas untuk berlatih. โœ“
  • Menyuruh mereka bergabung dengan kelas lain.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Penulis menyelesaikan program dua tahun di lembaga itu.
  • Direktur menentang usul para murid.
  • Para guru bernyanyi untuk murid-murid.
  • Para murid menyanyikan lagu Korea di upacara kelulusan. โœ“

๐Ÿค Rapat dengan Bahasa Korea Sederhana

์ˆ˜๋นˆ ์”จ๊ฐ€ ์ผํ•˜๋Š” ํšŒ์‚ฌ์—์„œ๋Š” ์—ฌ๋Ÿฌ ๋‚˜๋ผ์—์„œ ์˜จ ์ง์›๋“ค์ด ํ•จ๊ป˜ ์ผํ•ด์š”.
Di perusahaan tempat Subin bekerja, karyawan dari berbagai negara bekerja bersama.
ํšŒ์˜๋Š” ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ์ง„ํ–‰๋˜๋Š”๋ฐ ์™ธ๊ตญ์ธ ์ง์›๋“ค์€ ๋น ๋ฅธ ๋ง๊ณผ ์ค„์ž„๋ง ๋•Œ๋ฌธ์— ๋‚ด์šฉ์„ ๋†“์น˜๊ณค ํ–ˆ์–ด์š”.
Rapat diadakan dalam bahasa Korea, dan karyawan asing sering ketinggalan isinya karena bicara yang cepat dan singkatan.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์™ธ๊ตญ์ธ ์ง์›๋“ค์ด ๋ชจ์—ฌ ํšŒ์˜ ๋ฐฉ์‹์„ ๋ฐ”๊พธ์ž๋Š” ์˜๊ฒฌ์„ ์ธ์‚ฌํŒ€์— ๋ƒˆ์–ด์š”.
Karena itu, para karyawan asing berkumpul dan mengajukan usul ke bagian HRD untuk mengubah cara rapat.
์†Œ์‹์„ ๋“ค์€ ๋ถ€์žฅ๋‹˜์€ ์ˆ˜๋นˆ ์”จ์—๊ฒŒ โ€œ๊ทธ๋ž˜์„œ ์™ธ๊ตญ์ธ ์ง์›๋“ค์ด ํšŒ์˜๋ฅผ ์–ด๋–ป๊ฒŒ ํ•˜์žก๋‹ˆ๊นŒ?โ€๋ผ๊ณ  ๋ฌผ์œผ์…จ์–ด์š”.
Mendengar kabar itu, kepala departemen bertanya kepada Subin, โ€œJadi, para karyawan asing mengusulkan rapat dilakukan bagaimana?โ€
์ˆ˜๋นˆ ์”จ๋Š” ์‰ฌ์šด ๋‹จ์–ด๋กœ ์ฒœ์ฒœํžˆ ๋งํ•˜๊ณ  ํšŒ์˜ ๋’ค์— ๊ฒฐ์ •๋œ ๋‚ด์šฉ์„ ๊ธ€๋กœ ์ •๋ฆฌํ•˜์ž๋Š” ์ œ์•ˆ์ด๋ผ๊ณ  ์„ค๋ช…ํ–ˆ์–ด์š”.
Subin menjelaskan bahwa usulnya adalah berbicara perlahan dengan kata-kata mudah dan merangkum keputusan secara tertulis setelah rapat.
์ฒ˜์Œ์— ํ•œ๊ตญ์ธ ์ง์›๋“ค์€ ๋ฒˆ๊ฑฐ๋กญ๋‹ค๊ณ  ํ–ˆ์ง€๋งŒ ๊ณง ๋ชจ๋‘์—๊ฒŒ ๋„์›€์ด ๋œ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ๋А๊ผˆ์–ด์š”.
Awalnya karyawan Korea bilang itu merepotkan, tetapi segera mereka merasa hal itu membantu semua orang.
์‰ฌ์šด ๋ง๋กœ ์„ค๋ช…ํ•˜๋ ค๋‹ค ๋ณด๋‹ˆ ํ•œ๊ตญ์ธ ์ง์›๋“ค๋„ ์ž๊ธฐ ์ƒ๊ฐ์„ ๋” ๋ถ„๋ช…ํ•˜๊ฒŒ ์ •๋ฆฌํ•˜๊ฒŒ ๋๊ฑฐ๋“ ์š”.
Sebab, saat berusaha menjelaskan dengan kata-kata sederhana, karyawan Korea pun jadi bisa menyusun pikiran mereka dengan lebih jelas.
์ด์ œ ์ด ํšŒ์‚ฌ์—์„œ๋Š” ์‰ฌ์šด ๋ง๋กœ ํšŒ์˜ํ•˜๊ธฐ๊ฐ€ ๋ชจ๋‘์˜ ๊ธฐ๋ณธ ์˜ˆ์ ˆ์ด ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Kini di perusahaan ini, rapat dengan bahasa sederhana telah menjadi etiket dasar bagi semua orang.
Mengapa karyawan asing ketinggalan isi rapat?
  • Karena banyak bicara cepat dan singkatan. โœ“
  • Karena rapat diadakan dalam bahasa Inggris.
  • Karena mereka tidak menerima bahan rapat.
  • Karena rapat terlalu lama.
Apa yang termasuk dalam usul karyawan asing?
  • Mengadakan semua rapat dalam bahasa Inggris.
  • Mengadakan rapat terpisah khusus karyawan asing.
  • Merangkum keputusan secara tertulis setelah rapat. โœ“
  • Mengurangi jumlah rapat menjadi setengahnya.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Karyawan Korea menentang usul itu sampai akhir.
  • Rapat dengan bahasa sederhana juga membantu karyawan Korea. โœ“
  • Kepala departemen yang pertama kali mengusulkan perubahan cara rapat.
  • Subin tidak tahu tentang usul karyawan asing.

๐Ÿ“š Klub Bahasa Korea di Perpustakaan Desa

์ €๋Š” ์ž‘์€ ์‹œ๊ณจ ๋งˆ์„์— ์‚ด๋ฉด์„œ ์‚ผ ๋…„์งธ ํ˜ผ์ž ํ•œ๊ตญ์–ด๋ฅผ ๊ณต๋ถ€ํ•˜๊ณ  ์žˆ์–ด์š”.
Saya tinggal di sebuah desa kecil dan sudah tiga tahun belajar bahasa Korea sendiri.
๋งˆ์„์—๋Š” ํ•œ๊ตญ์–ด๋ฅผ ์•„๋Š” ์‚ฌ๋žŒ์ด ์—†์–ด์„œ ํ•จ๊ป˜ ๊ณต๋ถ€ํ•˜์ž˜ ์‚ฌ๋žŒ์„ ์ฐพ๊ธฐ๊ฐ€ ์–ด๋ ค์› ์–ด์š”.
Di desa tidak ada yang bisa bahasa Korea, jadi sulit menemukan orang yang mengajak saya belajar bersama.
๊ทธ๋Ÿฌ๋˜ ์–ด๋А ๋‚  ๋™๋„ค ๋„์„œ๊ด€ ๊ฒŒ์‹œํŒ์— ์™ธ๊ตญ์–ด ๋™์•„๋ฆฌ๋ฅผ ๋งŒ๋“ค ์‚ฌ๋žŒ์„ ์ฐพ๋Š”๋‹ค๋Š” ๊ณต๊ณ ๊ฐ€ ๋ถ™์—ˆ์–ด์š”.
Lalu suatu hari, di papan pengumuman perpustakaan setempat tertempel pengumuman yang mencari orang untuk membentuk klub bahasa asing.
์ €๋Š” ์šฉ๊ธฐ๋ฅผ ๋‚ด์–ด ํ•œ๊ตญ์–ด ๋™์•„๋ฆฌ๋ฅผ ๋งŒ๋“ค๊ฒ ๋‹ค๊ณ  ์‹ ์ฒญ์„œ๋ฅผ ๋ƒˆ์–ด์š”.
Saya memberanikan diri dan mengajukan formulir untuk membentuk klub bahasa Korea.
์ฒซ ๋ชจ์ž„์—๋Š” ํ•œ๊ตญ ๋“œ๋ผ๋งˆ๋ฅผ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๊ณ ๋“ฑํ•™์ƒ ๋‘ ๋ช…๊ณผ ์€ํ‡ดํ•œ ์„ ์ƒ๋‹˜ ํ•œ ๋ถ„์ด ์˜ค์…จ์–ด์š”.
Pada pertemuan pertama, datang dua siswa SMA yang menyukai drama Korea dan seorang guru pensiunan.
์šฐ๋ฆฌ๋Š” ๋งค์ฃผ ํ† ์š”์ผ ์˜ค์ „์— ๋ชจ์—ฌ ํ•œ๊ธ€์„ ์ฝ๊ณ  ์งง์€ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ์—ฐ์Šตํ•ด์š”.
Kami berkumpul setiap Sabtu pagi untuk membaca Hangul dan berlatih percakapan singkat.
๊ฐ€๋ฅด์น˜๋‹ค ๋ณด๋‹ˆ ์˜คํžˆ๋ ค ์ œ๊ฐ€ ํ—ท๊ฐˆ๋ฆฌ๋˜ ๋ฌธ๋ฒ•์„ ๋” ์ •ํ™•ํ•˜๊ฒŒ ์ดํ•ดํ•˜๊ฒŒ ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Sambil mengajar, saya justru jadi lebih tepat memahami tata bahasa yang dulu membingungkan saya.
ํ˜ผ์ž์˜€์„ ๋•Œ๋ณด๋‹ค ๊ณต๋ถ€๊ฐ€ ํ›จ์”ฌ ์ฆ๊ฑฐ์›Œ์กŒ๊ณ  ์ด์ œ ํšŒ์›์€ ์—ด ๋ช…์œผ๋กœ ๋Š˜์—ˆ์–ด์š”.
Belajar jadi jauh lebih menyenangkan daripada saat sendirian, dan kini anggota klub sudah bertambah menjadi sepuluh orang.
Apa kesulitan yang dihadapi penulis pada awalnya?
  • Perpustakaan tidak punya buku berbahasa Korea.
  • Sama sekali tidak bisa membaca Hangul.
  • Formulir pendaftaran klubnya ditolak.
  • Sulit menemukan teman untuk belajar bersama. โœ“
Apa yang membuat penulis membentuk klub?
  • Melihat pengumuman di papan perpustakaan. โœ“
  • Siswa SMA lebih dulu memintanya.
  • Seorang guru pensiunan menyarankannya.
  • Ia menghadiri pertemuan penggemar drama.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Klub berkumpul setiap Minggu malam.
  • Sepuluh orang datang ke pertemuan pertama.
  • Tak lama kemudian, penulis keluar dari klub.
  • Sambil mengajar, penulis jadi lebih memahami tata bahasa. โœ“

๐Ÿ“บ Menonton Tanpa Subtitle

์ €๋Š” ํ•œ๊ตญ ๋“œ๋ผ๋งˆ๋ฅผ ์ข‹์•„ํ•˜์ง€๋งŒ ๋Š˜ ์ž๋ง‰์—๋งŒ ์˜์ง€ํ•ด์„œ ๋ณด์•˜์–ด์š”.
Saya suka drama Korea, tetapi selalu menontonnya hanya dengan mengandalkan subtitle.
์–ด๋А ๋‚  ํ•œ๊ตญ์ธ ์นœ๊ตฌ ํ•˜์€ ์”จ๊ฐ€ ๊ฐ™์ด ๋“œ๋ผ๋งˆ๋ฅผ ์ž๋ง‰ ์—†์ด ๋ณด์ž๊ณ  ํ–ˆ์–ด์š”.
Suatu hari, teman Korea saya, Haeun, mengajak menonton drama bersama tanpa subtitle.
์ฒ˜์Œ์—๋Š” ๋ง์ด ๋„ˆ๋ฌด ๋นจ๋ผ์„œ ์ ˆ๋ฐ˜๋„ ์•Œ์•„๋“ฃ์ง€ ๋ชปํ•ด ๊ธˆ๋ฐฉ ํฌ๊ธฐํ•˜๊ณ  ์‹ถ์—ˆ์–ด์š”.
Awalnya, dialognya terlalu cepat sehingga saya tidak bisa menangkap setengahnya pun, dan saya ingin segera menyerah.
ํ•˜์€ ์”จ๋Š” ์ดํ•ด๊ฐ€ ์•ˆ ๋˜๋Š” ์žฅ๋ฉด์ด ๋‚˜์˜ค๋ฉด ์ž ์‹œ ๋ฉˆ์ถ”๊ณ  ์ธ๋ฌผ๋“ค์˜ ๋งํˆฌ์™€ ์ƒํ™ฉ์„ ์„ค๋ช…ํ•ด ์ฃผ์—ˆ์–ด์š”.
Setiap kali muncul adegan yang tidak saya pahami, Haeun menghentikannya sebentar dan menjelaskan nada bicara para tokoh serta situasinya.
๊ทธ๋Ÿฌ๋‹ค ๋ณด๋‹ˆ โ€œ์ง„์งœ?โ€๋‚˜ โ€œ๋์–ด.โ€ ๊ฐ™์€ ์งง์€ ๋ง์—๋„ ์—ฌ๋Ÿฌ ๊ฐ์ •์ด ๋‹ด๊ฒจ ์žˆ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์•Œ๊ฒŒ ๋์–ด์š”.
Dengan begitu, saya jadi tahu bahwa ucapan pendek seperti โ€œSerius?โ€ atau โ€œSudahlah.โ€ pun mengandung berbagai perasaan.
๋‘ ๋‹ฌ ๋™์•ˆ ๋งค์ฃผ ํ•œ ํŽธ์”ฉ ๋ณด๋ฉด์„œ ์ €๋Š” ์ž๋ง‰์„ ์ผœ๊ณ  ์‹ถ์€ ๋งˆ์Œ์„ ๊พน ์ฐธ์•˜์–ด์š”.
Selama dua bulan menonton satu episode setiap minggu, saya menahan kuat-kuat keinginan untuk menyalakan subtitle.
์ด์ œ ์™€์„œ ์ƒ๊ฐํ•ด ๋ณด๋‹ˆ ํ•˜์€ ์”จ๊ฐ€ ์ž๋ง‰ ์—†์ด ๋ณด์ž” ๋“œ๋ผ๋งˆ๊ฐ€ ์ œ๊ฒŒ๋Š” ์ตœ๊ณ ์˜ ๋“ฃ๊ธฐ ๊ต์žฌ์˜€์–ด์š”.
Kalau dipikir sekarang, drama yang diajak Haeun untuk ditonton tanpa subtitle itu adalah bahan latihan menyimak terbaik bagi saya.
์š”์ฆ˜์€ ์ œ๊ฐ€ ๋จผ์ € ๋‹ค๋ฅธ ์นœ๊ตฌ๋“ค์—๊ฒŒ ์ž๋ง‰ ์—†์ด ํ•œ๋ฒˆ ๋ณด์ž๊ณ  ๊ถŒํ•˜๊ณค ํ•ด์š”.
Belakangan ini, sayalah yang sering lebih dulu mengajak teman-teman lain untuk mencoba menonton tanpa subtitle.
Apa yang diusulkan Haeun kepada penulis?
  • Menulis naskah drama bersama.
  • Menonton drama bersama tanpa subtitle. โœ“
  • Menonton dua kali dengan subtitle menyala.
  • Menonton satu episode setiap hari.
Mengapa penulis bisa terus menonton tanpa menyerah?
  • Karena dialognya lebih lambat dari dugaan.
  • Karena di tengah jalan ia menyalakan subtitle lagi.
  • Karena Haeun memberinya penjelasan. โœ“
  • Karena itu drama yang sudah pernah ditonton.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Penulis jadi tahu perasaan yang terkandung dalam ucapan pendek. โœ“
  • Sejak awal penulis sudah memahami hampir semua dialog.
  • Mereka berdua menonton dua episode sehari.
  • Sampai sekarang penulis tetap tidak bisa menonton drama tanpa subtitle.

๐Ÿ”ค Hangul Bukan Tembok

ํ•œ๊ตญ์–ด๋ฅผ ๋ฐฐ์šฐ๊ธฐ๋กœ ๋งˆ์Œ๋จน์—ˆ์„ ๋•Œ ์ €๋ฅผ ๊ฐ€์žฅ ๊ฒ๋จน๊ฒŒ ํ•œ ๊ฒƒ์€ ๋™๊ทธ๋ผ๋ฏธ์™€ ๋ง‰๋Œ€๊ธฐ ๊ฐ™์€ ๊ธ€์ž์˜€์–ด์š”.
Saat saya memutuskan belajar bahasa Korea, yang paling membuat saya takut adalah huruf-huruf yang mirip lingkaran dan batang.
์ฃผ๋ณ€ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค๋„ ๊ทธ ๊ธ€์ž๋ฅผ ์™ธ์šฐ๋Š” ๋ฐ๋งŒ ๋ช‡ ๋‹ฌ์€ ๊ฑธ๋ฆด ๊ฑฐ๋ผ๊ณ  ๋งํ–ˆ์–ด์š”.
Orang-orang di sekitar saya juga bilang bahwa menghafal huruf-huruf itu saja akan butuh beberapa bulan.
ํ•˜์ง€๋งŒ ์ฒซ ์ˆ˜์—…์—์„œ ์„ ์ƒ๋‹˜์€ โ€œ์–ด๋ ค์šด ๊ธ€์ž๋žฌ์ž ์›๋ฆฌ๋งŒ ์•Œ๋ฉด ๋ฉฐ์น  ๋งŒ์— ์ฝ์„ ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š”.โ€๋ผ๊ณ  ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Namun, di kelas pertama, guru berkata, โ€œKatanya huruf yang sulit, tetapi kalau tahu prinsipnya, kamu bisa membacanya dalam beberapa hari.โ€
ํ•œ๊ธ€์˜ ์ž์Œ์€ ์†Œ๋ฆฌ๋ฅผ ๋‚ผ ๋•Œ์˜ ์ž…๊ณผ ํ˜€ ๋ชจ์–‘์„ ๋ณธ๋–  ๋งŒ๋“ค์—ˆ๋‹ค๊ณ  ํ•ด์š”.
Konon, konsonan Hangul dibuat dengan meniru bentuk mulut dan lidah saat mengeluarkan bunyi.
๋ชจ์Œ์€ ํ•˜๋Š˜๊ณผ ๋•…๊ณผ ์‚ฌ๋žŒ์„ ๋œปํ•˜๋Š” ์ ๊ณผ ์„ ์„ ์กฐํ•ฉํ•ด์„œ ๋งŒ๋“ค์—ˆ๋‹ค๊ณ  ๋ฐฐ์› ์–ด์š”.
Saya belajar bahwa vokal dibuat dengan menggabungkan titik dan garis yang melambangkan langit, bumi, dan manusia.
์›๋ฆฌ๋ฅผ ์•Œ๊ณ  ๋‚˜๋‹ˆ ์ฒ˜์Œ ๋ณด๋Š” ๊ธ€์ž๋„ ์†Œ๋ฆฌ๋ฅผ ์ง์ž‘ํ•  ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์„œ ์‹ ๊ธฐํ–ˆ์–ด์š”.
Setelah memahami prinsipnya, saya takjub karena bisa menebak bunyi huruf yang baru pertama kali saya lihat.
์‹ค์ œ๋กœ ์ €๋Š” ์ผ์ฃผ์ผ ๋งŒ์— ๊ธธ๊ฑฐ๋ฆฌ ๊ฐ„ํŒ์„ ๋”๋“ฌ๋”๋“ฌ ์ฝ์„ ์ˆ˜ ์žˆ๊ฒŒ ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Benar saja, dalam seminggu saya sudah bisa membaca papan nama di jalan meski terbata-bata.
๋ฌผ๋ก  ๋œป์„ ์ดํ•ดํ•˜๋Š” ๊ฒƒ์€ ๋˜ ๋‹ค๋ฅธ ๋ฌธ์ œ์˜€์ง€๋งŒ ์ฒซ ๋ฒฝ์„ ๋„˜์€ ๊ธฐ๋ถ„์€ ์ •๋ง ํŠน๋ณ„ํ–ˆ์–ด์š”.
Tentu saja memahami artinya adalah soal lain, tetapi rasanya berhasil melewati tembok pertama itu sungguh istimewa.
Konsonan Hangul dibuat dengan meniru apa?
  • Bentuk langit, bumi, dan manusia.
  • Bentuk mulut dan lidah saat mengeluarkan bunyi. โœ“
  • Bentuk lingkaran dan batang.
  • Gambar yang dipakai di papan nama zaman dulu.
Mengapa penulis bisa menebak bunyi huruf yang baru pertama kali dilihatnya?
  • Karena memotret papan nama setiap hari.
  • Karena menghafal huruf selama berbulan-bulan.
  • Karena memahami prinsip pembuatan huruf. โœ“
  • Karena orang-orang di sekitarnya memberi tahu bunyinya.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Penulis cepat memahami arti papan nama juga.
  • Guru bilang menguasai Hangul butuh berbulan-bulan.
  • Vokal dibuat dengan meniru bentuk mulut dan lidah.
  • Dalam seminggu, penulis sudah bisa membaca papan nama. โœ“

๐Ÿต Guru yang Katanya Sangat Tegas

๋„ํ˜„ ์”จ๋Š” ์ค‘๊ตญ ์ถœ์žฅ์„ ์•ž๋‘๊ณ  ํšŒ์‚ฌ ๊ทผ์ฒ˜ ํ•™์›์—์„œ ์ค‘๊ตญ์–ด ํšŒํ™” ์ˆ˜์—…์„ ์‹ ์ฒญํ–ˆ์–ด์š”.
Menjelang perjalanan dinas ke Tiongkok, Dohyun mendaftar kelas percakapan bahasa Mandarin di tempat kursus dekat kantornya.
์ˆ˜์—…์„ ๋จผ์ € ๋“ค์€ ๋™๋ฃŒ๋“ค์€ ๋‹ด๋‹น ์„ ์ƒ๋‹˜์ด ์ˆ™์ œ๋„ ๋งŽ๊ณ  ์•„์ฃผ ์—„๊ฒฉํ•œ ๋ถ„์ด๋ผ๊ณ  ํ–ˆ์–ด์š”.
Rekan kerja yang sudah lebih dulu ikut kelas itu bilang gurunya memberi banyak PR dan sangat tegas.
๊ทธ๋ž˜์„œ ๋„ํ˜„ ์”จ๋Š” ์ฒซ ์ˆ˜์—… ๋‚  ์ž”๋œฉ ๊ธด์žฅํ•œ ์ฑ„ ๊ต์‹ค ๋ฌธ์„ ์—ด์—ˆ์–ด์š”.
Karena itu, pada hari pertama kelas, Dohyun membuka pintu kelas dengan sangat tegang.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์„ ์ƒ๋‹˜์€ ์ฐจ๋ฅผ ํ•œ ์ž”์”ฉ ๋”ฐ๋ผ ์ฃผ๋ฉฐ ๊ฐ์ž ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ์Œ์‹ ์ด์•ผ๊ธฐ๋ถ€ํ„ฐ ๊บผ๋‚ด์…จ์–ด์š”.
Namun, sang guru menuangkan secangkir teh untuk tiap orang dan memulai dengan obrolan tentang makanan kesukaan masing-masing.
๋„ํ˜„ ์”จ๋Š” ์†์œผ๋กœ โ€œ์—„๊ฒฉํ•œ ์„ ์ƒ๋‹˜์ด๋žฌ๋Š”๋ฐ ๋ถ„์œ„๊ธฐ๊ฐ€ ์ด๋ ‡๊ฒŒ ํŽธํ•  ์ค„์€ ๋ชฐ๋ž๋„ค.โ€๋ผ๊ณ  ์ƒ๊ฐํ–ˆ์–ด์š”.
Dohyun berpikir dalam hati, โ€œKatanya gurunya tegas, tapi tidak kusangka suasananya senyaman ini.โ€
๋ฌผ๋ก  ์ˆ™์ œ๋Š” ์†Œ๋ฌธ๋Œ€๋กœ ๋งŽ์•˜์ง€๋งŒ ๋ชจ๋‘ ์ถœ์žฅ์—์„œ ๋ฐ”๋กœ ์“ธ ์ˆ˜ ์žˆ๋Š” ํ‘œํ˜„๋“ค์ด์—ˆ์–ด์š”.
Tentu saja PR-nya banyak seperti kabar yang beredar, tetapi semuanya ungkapan yang bisa langsung dipakai saat perjalanan dinas.
์„ ์ƒ๋‹˜์€ ๋ฐœ์Œ์ด ํ‹€๋ ค๋„ ์›ƒ์œผ๋ฉฐ ์—ฌ๋Ÿฌ ๋ฒˆ ๋”ฐ๋ผ ํ•˜๊ฒŒ ํ•ด์„œ ๋ถ€๋‹ด์ด ์ „ํ˜€ ์—†์—ˆ์–ด์š”.
Meskipun pelafalannya salah, guru itu tersenyum dan menyuruhnya mengulang beberapa kali, jadi sama sekali tidak ada beban.
์„ ๋‹ฌ ๋’ค ๋„ํ˜„ ์”จ๋Š” ์ถœ์žฅ์ง€์—์„œ ํ†ต์—ญ ์—†์ด ์‹๋‹น์—์„œ ์Œ์‹์„ ์ฃผ๋ฌธํ•˜๊ณ  ๊ฐ„๋‹จํ•œ ์ธ์‚ฌ๋„ ๋‚˜๋ˆŒ ์ˆ˜ ์žˆ์—ˆ์–ด์š”.
Tiga bulan kemudian, di tempat dinas, Dohyun bisa memesan makanan di restoran dan bertukar salam sederhana tanpa penerjemah.
Mengapa Dohyun mendaftar kelas bahasa Mandarin?
  • Karena akan melakukan perjalanan dinas ke Tiongkok. โœ“
  • Karena rekan kerja mengajaknya ikut bersama.
  • Karena ingin belajar masakan Tiongkok.
  • Karena perusahaan menyuruhnya ikut ujian.
Apa yang ternyata berbeda dari kata rekan-rekan kerjanya?
  • Hampir tidak ada PR.
  • Guru tidak membetulkan pelafalan.
  • Suasana kelasnya nyaman. โœ“
  • Kelasnya tidak berhubungan dengan perjalanan dinas.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Di tempat dinas, Dohyun selalu ditemani penerjemah.
  • PR-nya berupa ungkapan yang bisa dipakai saat perjalanan dinas. โœ“
  • Guru mengadakan ujian sejak kelas pertama.
  • Dohyun sama sekali tidak tegang di kelas pertama.

๐ŸŽฒ Hanya Kalau Itu Permainan

์—ฌ๋Ÿ ์‚ด์ธ ์ œ ์•„๋“ค์€ ์˜์–ด ๋‹จ์–ด ๊ณต๋ถ€๋ผ๋ฉด ์งˆ์ƒ‰์„ ํ•ด์š”.
Anak laki-laki saya yang berumur delapan tahun sangat benci belajar kosakata bahasa Inggris.
๋‹จ์–ด์žฅ์„ ํŽด๊ธฐ๋งŒ ํ•˜๋ฉด ๋ฐฐ๊ฐ€ ์•„ํ”„๋‹ค๊ฑฐ๋‚˜ ์กธ๋ฆฌ๋‹ค๋ฉฐ ์ž๋ฆฌ๋ฅผ ํ”ผํ•˜๊ณค ํ–ˆ์–ด์š”.
Begitu buku kosakata dibuka, ia selalu bilang sakit perut atau mengantuk lalu menghindar.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์ด์ƒํ•˜๊ฒŒ๋„ ๊ณต๋ถ€๊ฐ€ ์•„๋‹ˆ๋ผ ๋†€์ด๋ž˜์•ผ ์•„์ด๊ฐ€ ์Šค์Šค๋กœ ์˜์–ด ์นด๋“œ๋ฅผ ์ง‘์–ด ๋“ค์–ด์š”.
Anehnya, ia baru mau mengambil kartu bahasa Inggris sendiri kalau disebut bermain, bukan belajar.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์ €๋Š” ๋‹จ์–ด ์นด๋“œ๋กœ ๋น™๊ณ ์™€ ๋ณด๋ฌผ์ฐพ๊ธฐ ๊ฐ™์€ ๊ฒŒ์ž„์„ ๋งŒ๋“ค์–ด ๋ณด์•˜์–ด์š”.
Maka saya mencoba membuat permainan seperti bingo dan berburu harta karun dengan kartu kosakata.
์ง‘ ์•ˆ ๊ณณ๊ณณ์— ์นด๋“œ๋ฅผ ์ˆจ๊ฒจ ๋‘๊ณ  ์ฐพ์€ ์นด๋“œ์˜ ๋‹จ์–ด๋ฅผ ์†Œ๋ฆฌ ๋‚ด์–ด ์ฝ์œผ๋ฉด ์ ์ˆ˜๋ฅผ ์ฃผ๋Š” ๋ฐฉ์‹์ด์—ˆ์–ด์š”.
Caranya, saya menyembunyikan kartu di seluruh rumah, dan ia mendapat poin jika membaca keras-keras kata di kartu yang ditemukannya.
์•„์ด๋Š” ์ ์ˆ˜๋ฅผ ๋” ์–ป์œผ๋ ค๊ณ  ๋ชจ๋ฅด๋Š” ๋‹จ์–ด์˜ ๋œป์„ ๋จผ์ € ๋ฌผ์–ด๋ณด๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š”.
Agar mendapat lebih banyak poin, ia mulai lebih dulu menanyakan arti kata yang belum diketahuinya.
ํ•œ ๋‹ฌ์ฏค ์ง€๋‚˜์ž ์•„์ด๋Š” ๊ฒŒ์ž„์— ๋‚˜์˜จ ๋‹จ์–ด๋ฅผ ์ผ์ƒ ๋Œ€ํ™”์—์„œ๋„ ๊ฐ€๋” ์„ž์–ด ์“ฐ๊ฒŒ ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Sekitar sebulan kemudian, ia mulai sesekali menyelipkan kata-kata dari permainan dalam percakapan sehari-hari.
์ €๋Š” ์•„์ด์—๊ฒŒ ๋งž๋Š” ๋ฐฉ๋ฒ•๋งŒ ์ฐพ์œผ๋ฉด ๋ฐฐ์›€๋„ ์ฆ๊ฑฐ์šด ๋†€์ด๊ฐ€ ๋  ์ˆ˜ ์žˆ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ๊นจ๋‹ฌ์•˜์–ด์š”.
Saya sadar bahwa asal menemukan cara yang cocok untuk anak, belajar pun bisa menjadi permainan yang menyenangkan.
Kapan anak itu mengambil kartu bahasa Inggris sendiri?
  • Saat sakit perut atau mengantuk.
  • Saat dibelikan buku kosakata baru.
  • Saat temannya datang bermain ke rumah.
  • Saat disebut bermain, bukan belajar. โœ“
Mengapa anak itu mulai menanyakan arti kata yang tidak diketahuinya?
  • Karena ingin mendapat lebih banyak poin. โœ“
  • Karena sebentar lagi ada ujian di sekolah.
  • Karena buku kosakatanya terlalu mudah.
  • Karena tidak menemukan satu kartu pun.
Apa yang paling ingin disampaikan penulis?
  • Anak harus disuruh menghafal buku kosakata setiap hari.
  • Makin dini mulai belajar bahasa Inggris, makin baik.
  • Permainan sering mengganggu belajar anak.
  • Jika caranya cocok untuk anak, belajar jadi menyenangkan. โœ“

๐Ÿฅ Terlalu Tua untuk Bahasa Prancis?

์˜ฌํ•ด ์˜ˆ์ˆœ์ด ๋˜์‹  ์šฐ๋ฆฌ ์–ด๋จธ๋‹ˆ๋Š” ์š”์ฆ˜ ํ”„๋ž‘์Šค์–ด ๊ณต๋ถ€์— ํ‘น ๋น ์ ธ ๊ณ„์„ธ์š”.
Ibu saya yang tahun ini genap berusia enam puluh tahun sedang sangat tekun belajar bahasa Prancis.
์ Š์€ ์‹œ์ ˆ๋ถ€ํ„ฐ ํŒŒ๋ฆฌ์— ๊ฐ€์„œ ํ˜„์ง€ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค๊ณผ ์ง์ ‘ ์ด์•ผ๊ธฐํ•ด ๋ณด๋Š” ๊ฒƒ์ด ๊ฟˆ์ด์…จ๋Œ€์š”.
Katanya, sejak muda ia bermimpi pergi ke Paris dan berbicara langsung dengan penduduk setempat.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์นœ์ฒ™๋“ค์€ ๊ทธ ๋‚˜์ด์— ์ƒˆ ์–ธ์–ด๋ฅผ ๋ฐฐ์šฐ๋Š” ๊ฑด ๋„ˆ๋ฌด ๋Šฆ์—ˆ๋‹ค๋ฉฐ ๊ฑฑ์ •ํ–ˆ์–ด์š”.
Namun, para kerabat khawatir dan berkata bahwa di usia itu sudah terlambat untuk belajar bahasa baru.
์–ด๋จธ๋‹ˆ๋Š” โ€œ์˜ˆ์ˆœ์„ ๋ฒŒ์จ ๋Šฆ์€ ๋‚˜์ด๋ž˜์„œ์•ผ ๋˜๊ฒ ์–ด์š”?โ€ ํ•˜๊ณ  ์›ƒ์œผ์…จ์–ด์š”.
Ibu tertawa dan berkata, โ€œMasa usia enam puluh sudah dibilang terlambat?โ€
์–ด๋จธ๋‹ˆ๋Š” ๋งค์ผ ์•„์นจ ๋ผ๋””์˜ค ๊ฐ•์ขŒ๋ฅผ ๋“ฃ๊ณ  ์ €๋…์—๋Š” ๋™๋„ค ๋ฌธํ™” ์„ผํ„ฐ ์ˆ˜์—…์— ๋‹ค๋‹ˆ์„ธ์š”.
Setiap pagi ia mendengarkan kursus di radio, dan pada malam hari ia ikut kelas di pusat kebudayaan setempat.
๋ฐœ์Œ์ด ์–ด๋ ค์›Œ ์†์ƒํ•ดํ•˜์‹ค ๋•Œ๋„ ์žˆ์ง€๋งŒ ๊ณต์ฑ…์—๋Š” ์†์œผ๋กœ ์“ด ๋ฌธ์žฅ์ด ๋‚ ๋งˆ๋‹ค ๋Š˜์–ด ๊ฐ€์š”.
Kadang ia sedih karena pelafalannya sulit, tetapi kalimat tulisan tangan di bukunya bertambah setiap hari.
์ง€๋‚œ๋‹ฌ์—๋Š” ํ”„๋ž‘์Šค ์ถœ์‹  ๊ฐ•์‚ฌ๋‹˜๊ณผ ์ฒ˜์Œ์œผ๋กœ ์˜ค ๋ถ„ ๋™์•ˆ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ๋‚˜๋ˆ„์…จ๋Œ€์š”.
Katanya, bulan lalu untuk pertama kalinya ia bercakap-cakap selama lima menit dengan pengajar asal Prancis.
๊ทธ๋Ÿฐ ์–ด๋จธ๋‹ˆ๋ฅผ ๋ณด๋ฉฐ ์ €๋„ ๋ฐฐ์›€์—๋Š” ์ •๋ง ๋Šฆ์€ ๋•Œ๊ฐ€ ์—†๋‹ค๋Š” ๋ง์„ ๋ฏฟ๊ฒŒ ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Melihat ibu seperti itu, saya pun jadi percaya bahwa memang tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Mengapa sang ibu belajar bahasa Prancis?
  • Karena ingin mengajar di pusat kebudayaan.
  • Karena ingin berbicara dengan penduduk setempat di Paris. โœ“
  • Karena para kerabat menyarankannya belajar.
  • Karena ingin membuat masakan Prancis.
Mengapa para kerabat khawatir?
  • Karena ibu bilang akan pindah ke Paris.
  • Karena biaya kelas di pusat kebudayaan terlalu mahal.
  • Karena menganggap sudah terlambat untuk belajar bahasa baru. โœ“
  • Karena kesehatan ibu kurang baik.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Ibu mengikuti kursus radio dan kelas di pusat kebudayaan. โœ“
  • Ibu berhenti belajar karena pelafalan.
  • Ibu bercakap-cakap selama lima menit di Paris.
  • Penulis menentang ibunya belajar sejak awal.

๐Ÿ‘ต Ibu di Tengah-tengah

๋ฏธ๊ตญ์—์„œ ์ž๋ž€ ์ œ ์•„๋“ค์€ ํ•œ๊ตญ์–ด๋ฅผ ๊ฑฐ์˜ ๋ชปํ•˜๊ณ  ์„œ์šธ์— ์‚ฌ์‹œ๋Š” ์ œ ์–ด๋จธ๋‹ˆ๋Š” ์˜์–ด๋ฅผ ์ „ํ˜€ ๋ชปํ•˜์„ธ์š”.
Anak laki-laki saya yang tumbuh di Amerika hampir tidak bisa berbahasa Korea, sedangkan ibu saya yang tinggal di Seoul sama sekali tidak bisa berbahasa Inggris.
๊ทธ๋ž˜์„œ ์–ด๋จธ๋‹ˆ๊ฐ€ ์ด๋ฒˆ ์—ฌ๋ฆ„์— ์šฐ๋ฆฌ ์ง‘์— ์˜ค์…จ์„ ๋•Œ ์ €๋Š” ๋‘ ์‚ฌ๋žŒ ์‚ฌ์ด์—์„œ ํ†ต์—ญ์„ ๋งก์•˜์–ด์š”.
Karena itu, saat ibu datang ke rumah kami musim panas ini, saya menjadi penerjemah di antara mereka berdua.
์–ด๋จธ๋‹ˆ๋Š” ์‹ํƒ์—์„œ ์†์ž๋ฅผ ๋ณด๋ฉฐ ์ œ๊ฒŒ โ€œ๋ฐฅ ๋จน๊ธฐ ์ „์— ์†๋ถ€ํ„ฐ ์”ป์œผ๋ž˜๋ผ.โ€ ํ•˜๊ณ  ๋ง์”€ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Di meja makan, ibu melihat cucunya lalu berkata kepada saya, โ€œSuruh dia cuci tangan dulu sebelum makan.โ€
์ฒ˜์Œ ๋ฉฐ์น  ๋™์•ˆ ๋‘ ์‚ฌ๋žŒ์˜ ๋Œ€ํ™”๋Š” ๋ชจ๋‘ ์ œ ์ž…์„ ๊ฑฐ์ณ์•ผ๋งŒ ํ–ˆ์–ด์š”.
Selama beberapa hari pertama, semua percakapan mereka harus lewat mulut saya.
๊ทธ๋Ÿฐ๋ฐ ์•„์ด๋Š” ๊ฐ™์€ ๋ง์„ ์—ฌ๋Ÿฌ ๋ฒˆ ๋“ฃ๋”๋‹ˆ ์–ด๋А์ƒˆ โ€œ์† ์”ป์–ด์š”.โ€๋ผ๊ณ  ๋จผ์ € ๋งํ•˜๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š”.
Namun, setelah berkali-kali mendengar kalimat yang sama, tanpa terasa anak saya mulai lebih dulu berkata, โ€œAku cuci tangan.โ€
์–ด๋จธ๋‹ˆ๋„ ์†์ž์—๊ฒŒ โ€œ๊ตฟ๋ชจ๋‹โ€ ๊ฐ™์€ ์งง์€ ์˜์–ด ์ธ์‚ฌ๋ฅผ ๋ฐฐ์›Œ ์„œํˆด๊ฒŒ ๋”ฐ๋ผ ํ•˜์…จ์–ด์š”.
Ibu saya juga belajar salam singkat bahasa Inggris seperti โ€œGood morningโ€ dari cucunya dan menirukannya dengan kaku.
ํ•œ ๋‹ฌ์ด ์ง€๋‚˜์ž ๋‘ ์‚ฌ๋žŒ์€ ๋ชธ์ง“๊ณผ ๋ช‡ ๋งˆ๋”” ๋ง๋งŒ์œผ๋กœ๋„ ํ•จ๊ป˜ ์›ƒ์„ ์ˆ˜ ์žˆ๊ฒŒ ๋˜์—ˆ์–ด์š”.
Sebulan kemudian, mereka berdua bisa tertawa bersama hanya dengan gerak tubuh dan beberapa kata.
์–ด๋จธ๋‹ˆ๊ฐ€ ํ•œ๊ตญ์œผ๋กœ ๋– ๋‚˜์‹œ๋˜ ๋‚  ์•„์ด๋Š” ๊ณตํ•ญ์—์„œ โ€œํ• ๋จธ๋‹ˆ, ๋˜ ์˜ค์„ธ์š”.โ€๋ผ๊ณ  ํ•œ๊ตญ์–ด๋กœ ์ธ์‚ฌํ–ˆ์–ด์š”.
Pada hari ibu berangkat ke Korea, anak saya berpamitan di bandara dalam bahasa Korea, โ€œNenek, datang lagi ya.โ€
Mengapa penulis menjadi penerjemah di antara mereka berdua?
  • Karena anak itu baru pertama kali bertemu neneknya.
  • Karena mereka berdua hampir tidak mengerti bahasa satu sama lain. โœ“
  • Karena anak itu sedang bersiap untuk ujian bahasa Korea.
  • Karena anak itu pemalu dan tidak mau bicara.
Mengapa anak itu mulai berbicara bahasa Korea lebih dulu?
  • Karena mempelajari kata-kata itu di sekolah.
  • Karena neneknya menjelaskan dalam bahasa Inggris.
  • Karena mendengar kalimat yang sama berkali-kali. โœ“
  • Karena penulis membuat kartu kosakata.
Manakah yang sesuai dengan isi bacaan?
  • Nenek tinggal bersama cucunya di Amerika.
  • Anak itu berpamitan dalam bahasa Inggris di bandara.
  • Mereka berdua sampai akhir tidak bisa saling berkomunikasi.
  • Nenek belajar salam bahasa Inggris dari cucunya. โœ“
Latihan gratis di aplikasi โ†’